Mendagri Tito: Tinggal Melengkapi Data, Anggaran Bagi Korban Bencana di Tapteng Segera Disalurkan

Menteri PKP Maruar Sirait dan Mendagri Tito Karnavian berdoa bersama sebelum melakukan groundbreaking hunian tetap bagi korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di kompleks Asrama Haji Pinangsori. (foto: feliks/mistar)
Tapteng, MISTAR.ID
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyampaikan kehadiran mereka merupakan bentuk pelaksanaan perintah langsung Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan bantuan kepada masyarakat Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) yang terkena musibah bencana banjir bandang dan tanah longsor.
“Masyarakat tidak akan dibiarkan. Negara hadir untuk memperbaiki tempat tinggal, baik yang rusak ringan, sedang, parah, maupun yang hanyut. Untuk rusak ringan sekitar Rp20 juta, rusak sedang Rp40 juta. Anggarannya sudah ada, tinggal melengkapi data agar segera bisa disalurkan. Kita hadir untuk memastikan bahwa negara tidak meninggalkan warga yang terkena bencana," kata Tito, Minggu (21/12/2025).
Menurutnya, negara tidak akan membiarkan masyarakat menghadapi dampak bencana sendirian. Pemerintah telah menyiapkan skema bantuan perbaikan rumah sesuai tingkat kerusakan.
Tito menjelaskan satu tahun dua bulan Presiden Prabowo menjadi Presiden, tanah-tanah yang selama ini ilegal digunakan untuk pertambangan dan perkebunan sudah dikuasai kembali Negara sudah mencapai 4 juta hektar lebih.
“Jadi beliau (Presiden) selalu menekankan pasal 33, bagaimana bumi, air, ekonomi Indonesia itu sebesar-besarnya dikuasai Negara dan untuk kepentingan rakyat. Itu kita tegakkan dengan sepenuhnya,” tuturnya.
Mendagri menegaskan termasuk yang ada di Tapteng, kalau ada yang merusak lingkungan, kalau ada yang melanggar hukum, itu negara pada waktunya akan mengambil untuk kepentingan rakyat tanpa ragu-ragu.
“Dan itu sudah dilakukan oleh Presiden Prabowo, itu bukan dipidatokan saja, tapi yang saya tahu per hari ini sudah 4 juta hektare lebih dilakukan,” ucapnya.
Sebelumnya, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruar Sirait dan Mendagri Tito Karnavian melakukan groundbreaking (peletakan batu pertama) hunian tetap (huntap) bagi korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Kompleks Asrama Haji Pinangsori, Kelurahan Sitonong Bangun, Kecamatan Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).
Turut hadir mendampingi dalam acara groundbreaking sebanyak 118 unit huntap tersebut, Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya, Bupati Tapteng Masinton Pasaribu dan Wakilnya Mahmud Efendi, Tokoh Papua Ehud Edward Kondologit, Ketua Yayasan Budha Zhu Chi Sumut Mujianto, tokoh agama dan perwakilan pengungsi.






















