Pemerintah Pastikan Ganti Rumah Warga Dampak Bencana di Tapteng

Wakil Kepala BP Taskin, Iwan Sumule, bersama Bupati Masinton melakukan peninjauan ke lokasi pengungsian di Kelurahan Hutanabolo, Kecamatan Tukka. (Foto: Diskominfo Tapteng/Mistar)
Tapteng, MISTAR.ID
Wakil Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Iwan Sumule, menyampaikan Pemerintah pusat memastikan rumah warga yang rusak akibat bencana alam akan diperbaiki dan diganti.
"Rumah yang hanyut dan rusak akan diperbaiki dan diganti segera. Hal ini sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana," ujar Iwan Sumule yang hadir bersama rombongan di ruang kerja Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Masinton Pasaribu, Rabu (17/12/2025) malam.
Iwan menjelaskan, kunjungan mereka sekaligus membawa kabar baik dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menegaskan komitmen negara untuk hadir dan memulihkan kehidupan masyarakat yang terdampak.
Kabar ini menjadi suntikan semangat bagi masyarakat terdampak, bahwa di tengah duka, harapan dan masa depan tetap terbuka dengan hadirnya negara untuk melindungi dan memulihkan kehidupan rakyatnya.
Usai pertemuan, Bupati Masinton bersama rombongan Wakil BP Taskin, Iwan Sumule melakukan peninjauan secara langsung ke lokasi pengungsian di Kelurahan Hutanabolon malam itu juga.
“Baru selesai rapat kabinet, saya langsung datang ke Tapteng untuk menyampaikan kabar baik ini. Rumah warga yang rusak kecil, sedang, parah, bahkan yang hanyut akan diperbaiki dan diganti,” ujar Iwan.
Iwan mengungkapkan sesuai arahan Presiden, pemerintah akan memperbaiki dan mengganti sekitar 2.600 unit rumah warga yang mengalami kerusakan ringan, sedang, rusak parah hingga hanyut terbawa banjir.
Iwan menegaskan, bagi rumah yang sudah tidak memungkinkan untuk diperbaiki, pemerintah telah menyiapkan lahan guna dibangun hunian tetap yang layak dan aman bagi masyarakat.
"Pemerintah memastikan proses pemulihan dilakukan secara bertahap dan terukur demi hasil yang terbaik," katanya.
Ia berharap kepada pengungsi korban terdampak bencana agar tetap bersabar dalam menunggu upaya pemulihan pascabencana yang dilakukan pemerintah.
"Tentunya kami membutuhkan kesabaran dari bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian," ucapnya kepada pengungsi.
Iwan menambahkan bahwa proses pemulihan pascabencana memang tidak bisa selesai dalam waktu singkat, namun bisa dipastikan semua pihak bekerja keras untuk memulihkan kondisi ini.
Baca Juga: Musisi Tapanuli Gelar Konser Kemanusiaan, Hibur dan Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Tapteng
Menurutnya, selain perbaikan rumah, pemerintah juga akan memberikan bantuan tambahan bagi warga yang terdampak, termasuk bantuan kebutuhan dasar, seragam, dan perlengkapan sekolah.
"Kita berharap, bagi anak-anak yang bersekolah agar proses pendidikan dapat kembali berjalan normal," tuturnya.
Menanggapi itu, Bupati Masinton Pasaribu menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Prabowo, BP Taskin, serta Kementerian Sosial atas respon cepat dan perhatian besar terhadap penderitaan masyarakat Tapteng.
“Ini menjadi bukti negara hadir dan tidak meninggalkan rakyatnya di tengah musibah,” katanya.
Masinton menegaskan seluruh camat, lurah, dan kepala desa untuk segera melakukan pendataan menyeluruh terhadap warga yang kehilangan tempat tinggal, guna memastikan bantuan tepat sasaran dan merata.
“Tadi pemerintah pusat telah menyampaikan bahwa tidak akan membiarkan masyarakat berlarut-larut dalam kesedihan," ucap Masinton seraya mengajak pengungsi untuk bangkit bersama, pulih bersama, dan menata kembali kehidupan dengan semangat gotong royong. (hm25)






















