Sunday, October 11, 2026
home_banner_first
SUMUT

Pemancing di Pantai Kalangan Indah Tapteng Hilang Terseret Ombak Besar

Mistar.idMinggu, 11 Oktober 2026 pukul 23.08 WIB
pemancing_di_pantai_kalangan_indah_tapteng_hilang_terseret_ombak_besar

Tim SAR Gabungan saat melakukan upaya penyisiran dan pencarian pemancing yang hilang setelah disapu ombak besar. (foto:dokumen Humas Polres Tapteng/mistar)

news_banner

Tapteng, MISTAR.ID - Seorang pemancing dilaporkan hilang saat memancing di laut, tepatnya di Pantai Kalangan Indah, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Minggu (11/10/2026).

Korban diketahui bernama Darman Tambunan (40), warga Lingkungan IV, Kelurahan Pasar Tukka, Kecamatan Tukka, Tapteng. Ia disebut tersapu ombak besar yang tiba-tiba datang saat asyik memancing bersama temannya.

Lurah Kalangan Indah, Tulus Hutabarat, mengatakan Darman pergi memancing ke laut bersama temannya, namun keduanya berada di lokasi yang berbeda.

"Korban itu turun ke laut memancing, sementara temannya itu memancing dari atas sampan yang jaraknya kurang lebih seratus meter," ujarnya.

Namun, lanjut Tulus, di tengah asyik memancing, tiba-tiba ombak besar datang dan langsung menenggelamkan korban. Melihat itu, teman korban yang menggunakan sampan sudah berusaha menolong korban, tetapi karena ombak besar, korban tidak terlihat lagi.

"Memang pada sore hari cuaca sedang tidak baik-baik. Jadi mungkin saja korban terseret ombak besar. Apalagi lokasi pemancingan itu dekat dengan muara yang sering berombak besar. Hingga malam ini petugas masih melakukan pencarian," katanya.

Sementara itu, Kapolsek Pandan Iptu Zul Efendi membenarkan peristiwa hilangnya seorang pemancing yang terjadi di wilayah hukumnya dan diduga akibat terseret ombak besar.

"Dari informasi yang kita terima, korban bernama Darman Tambunan berusia 40 tahun, warga Kecamatan Tukka," ujarnya.

Menurutnya, Polsek Pandan menerima informasi kejadian dari Pos SAR Sibolga sekitar pukul 18.30 WIB dan pihaknya langsung menerjunkan personel ke tempat kejadian perkara (TKP).

Tim gabungan yang terdiri dari Pos SAR Sibolga, BPBD Tapteng, Unit Markas Polairud Tapteng, serta Polsek Pandan langsung melakukan upaya penyisiran dan pencarian di lokasi.

Zul Efendi menambahkan, Tim SAR Gabungan sudah berusaha mencari hingga Minggu malam menggunakan perahu karet dan alat penerangan, namun korban masih belum berhasil ditemukan.

Mengingat kondisi cuaca di lokasi yang tidak mendukung, seperti badai, ombak besar disertai hujan deras, Tim SAR Gabungan sepakat menghentikan sementara proses penyisiran.

"Setelah berkoordinasi, kita sepakati pencarian korban rencananya akan kita lanjutkan kembali pada Senin (12/10/2026) mulai pukul 08.00 WIB. Mohon doanya, mudah-mudahan korban segera kita temukan," tuturnya. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN