Thursday, October 15, 2026
home_banner_first
SUMUT

Pedagang Masker Mulai Bermunculan di Lubuk Pakam

Mistar.idKamis, 15 Oktober 2026 pukul 13.20 WIB
pedagang_masker_mulai_bermunculan_di_lubuk_pakam

Lapak pedagang masker eceran di Lubuk Pakam. (Foto: Hendra/Mistar)

Deli Serdang, MISTAR.ID - Pedagang masker eceran mulai bermunculan di sekitar Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang.

Mereka menggantung berbagai jenis dan warna masker untuk dijual secara eceran di pinggir jalan umum yang banyak dilalui kendaraan.

Masker-masker tersebut dibungkus menggunakan plastik transparan agar mudah terlihat dan tidak berdebu.

Salah seorang pedagang masker eceran di pinggir jalan umum Lubuk Pakam-Pantai Labu, Desa Sekip, Kecamatan Lubuk Pakam, menuturkan ia telah berjualan masker eceran sejak masa pandemi Covid-19.

“Memang tidak banyak laku, tapi lumayanlah masih ada saja setiap hari yang membeli masker eceran di sini. Saya jual masker medis tiga buah Rp5.000,” ujar Syarifudin Sembiring, pedagang masker eceran yang kerap memakai peci berwarna hitam di kepalanya, Kamis (15/10/2026).

Pedagang masker eceran lainnya, Surya, mengaku penghasilannya lumayan sejak munculnya kabut asap.

“Sudah seminggu ini saya jualan masker. Dalam sehari, tiga kotak masker medis habis terjual. Per satuannya saya jual Rp2.000 sampai Rp2.500, tergantung jenisnya. Ada juga yang saya jual Rp10.000 per masker,” kata Surya.

Diketahui, Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan menyebutkan kabut asap terdeteksi di seluruh wilayah Sumatera Utara (Sumut) pada Kamis (15/10/2026), berdasarkan hasil pemantauan citra satelit.

Jarak pandang mengalami penurunan berkisar antara 1-4 km, sebagaimana hasil pengamatan dari stasiun meteorologi.

Adapun kualitas udara di Sumut secara umum berada pada kategori sedang hingga tidak sehat. Meski demikian, berdasarkan pemantauan citra satelit, tidak terdapat sebaran titik panas (hotspot) di Sumut. (hm25)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN