PDI Perjuangan Asahan Panaskan Mesin Politik, 158 Kader Berebut Kursi PAC

Sejumlah kader mengikuti pendidikan politik dan proses fit and proper test bagi calon ketua PAC PDI Perjuangan Asahan. (foto: Perdana/mistar)
Asahan, MISTAR.ID
Mesin politik mulai dipanaskan jauh sebelum pesta demokrasi digelar. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menggelar pendidikan dan orientasi politik sekaligus uji kelayakan dan kepatutan bagi 158 calon Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Asahan.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Asahan pada Minggu (8/3/2026) sore tersebut juga dirangkaikan dengan pelatihan kepemimpinan bagi para kader yang dipersiapkan menjadi ujung tombak partai di tingkat kecamatan.
Program pembinaan kader ini merupakan bagian dari langkah konsolidasi organisasi partai. Selain memperkuat struktur internal, kegiatan tersebut juga menjadi strategi untuk mempersiapkan kepemimpinan partai yang solid menjelang Pemilu 2029.
“Pendidikan politik dan proses fit and proper test ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut arahan dari Ketua Umum PDI Perjuangan,” kata Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sumut, Soetarto saat memberikan pengarahan kepada kader di Asahan.
Menurutnya, proses seleksi tersebut menjadi momentum penting untuk melahirkan kader-kader terbaik yang memiliki kapasitas kepemimpinan serta mampu menggerakkan kerja politik partai hingga ke tingkat kecamatan.
Diketahui, pada Pemilu sebelumnya PDI Perjuangan Kabupaten Asahan berhasil mencatatkan hasil cukup signifikan dengan meraih delapan kursi di DPRD Asahan. Capaian tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi kontestasi politik berikutnya.
“Kader yang nantinya terpilih sebagai Ketua PAC diharapkan tidak hanya mampu memperkuat struktur organisasi, tetapi juga meningkatkan soliditas partai serta memperluas dukungan masyarakat terhadap PDI Perjuangan,” tutur fungsionaris partai yang juga menjabat sebagai wakil ketua DPRD Sumut ini.
Antusiasme kader dalam mengikuti tahapan seleksi terlihat dari tingginya jumlah peserta yang ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Hal ini dinilai sebagai bukti bahwa militansi kader PDI Perjuangan di Kabupaten Asahan masih sangat kuat.
Baca Juga: Jadi Parpol Pertama yang Mendaftar, Wanita Pakaian Etnis Hantarkan Bacaleg PDI Perjuangan Asahan
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Asahan, Rosmansyah menyebut sebanyak 158 kader mengikuti proses fit and proper test untuk memperebutkan posisi Ketua PAC di berbagai kecamatan.
“Seluruh peserta yang mengikuti seleksi tersebut merupakan kader yang dinilai memiliki potensi serta pengalaman dalam menjalankan kerja-kerja politik di tengah masyarakat,” kata Rosmansyah.
Dikatakannya, proses seleksi ini juga merupakan bagian dari konsolidasi partai dalam rangka pembentukan struktur PAC yang baru. Mekanisme pemilihan dilakukan berdasarkan aturan internal partai sebagaimana tertuang dalam Peraturan Partai Nomor 01 Tahun 2025.
“Melalui proses seleksi yang ketat tersebut, kami harapkan bisa melahirkan pemimpin-pemimpin kecamatan yang memiliki kapasitas, integritas, serta komitmen kuat untuk memperjuangkan kepentingan rakyat,” ucap Rosmansyah.
Pemilihan calon Ketua PAC juga dipastikan dilakukan secara objektif tanpa mempertimbangkan faktor kedekatan personal. Penilaian murni didasarkan pada kualitas, kemampuan, serta kelayakan kader dalam memimpin organisasi partai.
Dia mengatakan, ke depan seluruh kader PDI Perjuangan di Kabupaten Asahan diharapkan semakin solid dan bekerja lebih maksimal dalam menghadapi Pemilu 2029. Loyalitas terhadap partai, integritas pribadi, serta kepercayaan masyarakat menjadi modal utama dalam memenangkan kontestasi politik mendatang.
Rangkaian kegiatan tersebut ditutup dengan aksi sosial berupa pembagian puluhan paket takjil kepada masyarakat serta dilanjutkan dengan buka puasa bersama para kader dan pengurus partai.





















