Tuesday, July 21, 2026
home_banner_first
SUMUT

Korban Meninggal Dunia Bencana di Tapsel Tercatat 41 Orang

Mistar.idJumat, 28 November 2025 pukul 21.39 WIB
korban_meninggal_dunia_bencana_di_tapsel_tercatat_41_orang

Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu saat mengunjungi Posko pengungsian di Batangtoru. (foto: istimewa/mistar)

news_banner

Tapsel, MISTAR.ID

Korban meninggal dunia dari bencana banjir, banjir bandang, longsor dan angin kencang yang melanda Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) telah mencapai 41 orang hingga Jumat (28/11/2025).

Korban yang meninggal dunia dengan rincian 32 orang data awalnya dan puluhan warga alami luka berat serta sekitar lima ribuan orang mengungsi. Selain itu merusak rumah, fasilitas umum seperti infrastruktur daerah maupun status nasional.

"Sore ini korban meninggal bertambah lagi di Batu Godang Kecamatan Sangkunur sebanyak 9 orang, sehingga total mencapai 41 orang. Semoga korban meninggal mendapat tempat terbaik disisi Tuhan Yang Maha Kuasa dan keluarga yang ditinggalkan tabah dan tawakal dalam lindunganNya. Demikian juga saudara-saudara kita korban bencana diberi kekuatan oleh Allah SWT, dan kiranya Tuhan cukupkanlah bencana di Bumi Dalihan Na Tolu Tapanuli Selatan," ujar Bupati Tapsel, Gus Irawan Pasaribu.

Ia harus bergerak dari Posko ke Posko lainnya, sebab, 13 dari 15 kecamatan yang ada di Tapsel mengalami bencana yang sangat parah. Sebagian akses belum bisa dilalui kendaraan karena tertutup material longsor, terendam banjir dan juga badan jalan ambruk.

Seperti halnya akses jalan nasional dari Angkola Barat menuju Batangtoru yang sempat lumpuh. Begitu terbuka, Bupati dan rombongan langsung berkunjung ke beberapa lokasi Pengungsian di Batangtoru, Kamis (27/11/2025) malam. Tujuannya adalah mengetahui kebutuhan mendesak bagi warga terdampak bencana dan memastikan warga aman dari distribusi logistik tak terkendala.

Setelah bertemu dan melihat langsung kondisi warganya yang ada di posko pengungsian, sekitar pukul 23.00 WIB, Bupati bergerak menuju Puskesmas Batangtoru dan posko pengungsian di Desa Batuhula, Kecamatan Batang Toru.

Di tenda pengungsian, Gus Irawan berbincang dengan warga, dan mendengarkan keluhan maupun saran dari masyarakat. Ia juga meminta agar masyarakat lebih bersabar dalam menghadapi musibah tersebut. Selain itu, memastikan Pemkab Tapsel senantiasa berupaya melakukan penanganan yang optimal terhadap bencana yang melanda wilayahnya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN