Kasus Dugaan Transfer Fiktif APBD Nias Utara Mencuat, Kepala BPKPD Bungkam

Otorius Harefa, warga Nias Utara. (foto: asalsatu/mistar)
Nias Utara, MISTAR.ID
Dugaan kasus transfer fiktif dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di lingkungan Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BKPD) Kabupaten Nias Utara mulai menjadi perbincangan publik.
Informasi tersebut sebelumnya disampaikan Asaaro Lase, Sekretaris LP-KPK Wilayah Kepulauan Nias, dalam pemberitaan media ini. Ia menyebut adanya indikasi transaksi keuangan mencurigakan berupa transfer dana APBD ke rekening pribadi oleh oknum berinisial AW.
Berdasarkan data yang diperoleh, transaksi tersebut diduga terjadi delapan kali. Namun, hingga kini belum ada penjelasan resmi dari pihak pemerintah daerah terkait kebenaran informasi tersebut.
Saat dikonfirmasi, Bazatulò Zebua selaku Sekretaris Daerah Kabupaten Nias Utara tidak memberikan keterangan lebih lanjut. Melalui pesan WhatsApp, Jumat (13/3/2026), ia menyarankan agar media menghubungi langsung Kepala BPKPD karena persoalan tersebut berkaitan dengan pengelolaan keuangan daerah.
Upaya konfirmasi kemudian dilakukan kepada Kepala BPKPD, Yamotani Baeha, melalui pesan WhatsApp. Namun, hingga berita ini diturunkan yang bersangkutan belum memberikan tanggapan.
Sementara itu, seorang warga Nias Utara, Otorius Harefa, berharap DPRD Kabupaten Nias Utara menggunakan fungsi pengawasannya untuk menelusuri dugaan tersebut.
Menurutnya, apabila benar terjadi, tindakan tersebut merupakan pelanggaran hukum sekaligus mencoreng nama baik Pemerintah Kabupaten Nias Utara.
Ia juga meminta Badan Pemeriksa Keuangan melakukan audit secara menyeluruh terhadap transaksi keuangan daerah agar dugaan transfer fiktif tersebut dapat diungkap secara jelas.
PREVIOUS ARTICLE
Tunggu Proses SLHS, Lima Dapur MBG di Toba Ditutup Sementara














