Tuesday, October 13, 2026
home_banner_first
SUMUT

Kabut Asap Kembali Selimuti Udara di Kabupaten Toba

Mistar.idSelasa, 13 Oktober 2026 pukul 13.28 WIB
kabut_asap_kembali_selimuti_udara_di_kabupaten_toba

Pegunungan di Kabupaten Toba tidak terlihat akibat pekatnya kabut asap. (Foto: Nimrot/Mistar)

news_banner

Toba, MISTAR.ID - Setelah sempat menghilang selama dua hari akibat guyuran hujan yang kerap turun, kabut asap kembali menyelimuti udara di Kabupaten Toba, Selasa (13/10/2026).

Salah seorang warga Kecamatan Laguboti, Juviter, mengatakan dirinya sempat merasa lega karena kabut asap yang menyelimuti udara menghilang setelah hujan dengan intensitas cukup tinggi mengguyur wilayah tersebut hampir setiap hari selama Oktober 2026.

"Tetapi tiga hari belakangan hujan hampir terbilang tidak turun. Kalaupun turun, paling sekitar setengah jam dan hanya rintik-rintik saja, tidak seperti sebelumnya yang turun cukup deras dan bisa dikatakan hingga berjam-jam," ujarnya, Selasa (13/10/2026).

Warga lainnya, J. Sibuea, mengatakan kabut asap mulai terlihat pekat menyelimuti udara sekitar pukul 10.00 WIB. Sebelumnya, pemandangan gunung masih terlihat cukup jelas dari kejauhan.

"Apabila kondisi ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin terjadi gangguan pernapasan terhadap warga Toba, khususnya anak-anak dan lansia. Sebab, sesuai informasi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Toba, jumlah penderita gangguan pernapasan bertambah," ucapnya.

Untuk itu, warga Kabupaten Toba berharap hujan deras dengan durasi cukup lama kembali turun agar dapat mengurangi kepekatan kabut asap.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Toba, Freddy Sibarani, mengatakan kabut asap yang kembali menyelimuti kabupaten tersebut memang berdampak terhadap kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) serta sesak napas di kalangan masyarakat.

"Memang terjadi gangguan kesehatan masyarakat, terbukti terjadi peningkatan kunjungan kasus ISPA serta sesak napas yang datang berobat, namun tidak terlalu signifikan," ucap Freddy, Kamis (8/10/2026).

Menurut Freddy, peningkatan kunjungan pasien ISPA tidak terlalu signifikan karena kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan sudah semakin baik. Hal itu dilakukan melalui penerapan pola hidup sehat dan konsumsi makanan bergizi untuk meningkatkan ketahanan tubuh.

"Tetapi jangan lupa, agar tetap memakai masker jika keluar rumah. Jika ada keluhan batuk atau pilek, segera berobat ke puskesmas atau fasilitas kesehatan lainnya," ujarnya.

Dinas Kesehatan Kabupaten Toba juga terus melakukan upaya edukasi kepada masyarakat secara berkesinambungan melalui promosi kesehatan, baik secara langsung saat pelayanan di puskesmas maupun ketika melakukan kunjungan lapangan.

"Sehingga peningkatan kesadaran masyarakat dalam penerapan pola hidup sehat serta penggunaan alat pelindung diri tidak sekalipun diabaikan, dan hasilnya kesadaran masyarakat semakin maksimal untuk menekan dampak ISPA di situasi kabut asap," tuturnya. (hm25)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN