H+1 Tahun Baru, Kendaraan Wisatawan Padati Pelabuhan Ajibata Danau Toba

Antrean kendaraan di Pelabuhan Ajibata sebelum menyeberang ke Pulau Samosir pada 2 Januari 2026. (foto: istimewa/mistar)
Toba, MISTAR.ID
Arus penyeberangan lintasan Ajibata–Ambarita di Danau Toba mengalami lonjakan signifikan pada H+1 libur Tahun Baru 2026, Jumat (2/1/2026). Ratusan kendaraan roda empat dan sepeda motor wisatawan silih berganti memadati area parkir Pelabuhan Ajibata sejak pagi hari.
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Danau Toba, Nikson Ambarita, menyampaikan peningkatan volume kendaraan didominasi wisatawan dari berbagai daerah di Sumatera Utara dan sekitarnya yang memanfaatkan libur Tahun Baru untuk berwisata bersama keluarga ke Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba, khususnya Pulau Samosir yang dikenal sebagai 'Negeri Indah Kepingan Surga'.
"Sejak pagi terjadi peningkatan signifikan kendaraan pribadi, namun operasional penyeberangan tetap berjalan lancar. Kami mengoptimalkan armada yang beroperasi serta mengatur pola muat untuk menghindari penumpukan," ujar Nikson.
Untuk mendukung kelancaran layanan, ASDP mengimbau seluruh pengguna jasa agar melakukan pemesanan tiket secara daring melalui aplikasi trip.ferizy.com dan datang ke pelabuhan sesuai jadwal keberangkatan yang tertera pada tiket. Langkah ini dinilai efektif mengurangi antrean panjang sekaligus mempercepat proses pelayanan di pelabuhan.
Meski terjadi lonjakan arus kendaraan, situasi di Pelabuhan Ajibata aman dan kondusif. Pengamanan dan pengaturan lalu lintas didukung oleh petugas pelabuhan, kepolisian, serta instansi terkait lainnya. Kondisi cuaca di perairan Danau Toba juga dilaporkan relatif baik dan masih mendukung aktivitas pelayaran, meskipun diguyur hujan.
ASDP memperkirakan kepadatan arus kendaraan menuju Pulau Samosir masih akan berlangsung hingga Sabtu (3/1/2026), seiring masih berlangsungnya masa libur Tahun Baru. Sementara itu, puncak arus balik diprediksi terjadi, Minggu (4/1/2026).
"Untuk mengantisipasi lonjakan arus balik, kami telah menyiapkan tiga skema pengoperasian kapal, yakni percepatan pelayaran, percepatan bongkar muat, serta penambahan jadwal pelayaran hingga dini hari," kata Nikson.
Senada dengan itu, Kepala Wilayah Kerja (Ka-Wilker) Ajibata, Darwin Purba, menyampaikan kunjungan wisatawan menuju Samosir melalui lintasan Ajibata–Ambarita meningkat signifikan.
"Saat ini terdapat tiga Kapal Motor Penyeberangan (KMP) yang beroperasi, yakni KMP Ihan Batak, KMP Pora-Pora, dan KMP Wira Toba. Ketiganya melayani penyeberangan hingga tengah malam untuk mengakomodir tingginya permintaan," kata Darwin.













