Friday, June 5, 2026
home_banner_first
SUMUT

Dapur MBG di Toba Kembali Beroperasi Setelah Sempat Dihentikan Karena Sebabkan Keracunan

Mistar.idRabu, 1 April 2026 17.50
journalist-avatar-top
NS
dapur_mbg_di_toba_kembali_beroperasi_setelah_sempat_dihentikan_karena_sebabkan_keracunan

Sejumlah relawan mengantarkan menu MBG ke SMK Negeri 1 Laguboti. (Foto: Nimrot/mistar)

news_banner

Toba, MISTAR.ID

Sempat mengakibatkan keracunan siswa SMP Negeri 1 Laguboti pada Oktober 2025, dapur Makan Bergizi (MBG) di Desa Pardomuan Nauli, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba kembali beroperasi menyalurkan menu makanan ke sekolah.

Petugas dari dapur MBG di Desa Pardomuan Nauli, bermarga Silitonga yang mengantar menu makanan ke SMKN 1 Laguboti membenarkan dapur MBG di Desa Pardomuan Nauli yang sempat dihentikan telah kembali menyalurkan makanan untuk pelajar di sejumlah sekolah.

"Setelah ditutup sementara, telah beberapa bulan terakhir kami ditugaskan mengantar menu makanan ke beberapa sekolah setelah mendapat survei kelayakan," ujarnya, Rabu (1/4/2026).

KTU SMK Negeri 1 Laguboti, Jamotton Samosir mengatakan, sejak menu makanan disalurkan ke sekolah dan dibagikan kepada pelajar setiap harinya tidak mendapat keluhan apapun dari anak didik.

"Sampai saat ini menu yang diberikan masih sesuai standar, meskipun porsi nasi terlalu sedikit dimana tidak sesuai dengan tradisi masyarakat Toba, jika makan harus dengan porsi jumbo," kata Jamotton.

Lanjutnya, penyaluran menu makanan sempat terhenti selama berlangsungnya libur Hari Raya Nyepi dan libur Lebaran selama hampir dua pekan.

"Kemudian kembali normal penyaluran selama dua hari terakhir, terhitung sejak kemarin, Selasa hingga Rabu (31-1/4/2026 yang disalurkan oleh dapur MBG di Desa Pardomuan Nauli," tuturnya.

Dibukanya dapur MBG yang pernah mengakibatkan keracunan hingga ratusan siswa SMP Negeri 1 Laguboti menyebabkan tanda tanya di masyarakat, mengapa bisa dibuka kembali dan proses hukum tidak pernah didengar diproses untuk dipertanggungjawabkan atas tindakannya.

"Seharusnya ada proses hukum yang dijalankan. Sebab tindakan dari dapur tersebut telah mengakibatkan nyawa orang, bahkan hingga ratusan anak keracunan dan dirawat di rumah sakit," ujar warga yang tidak ingin disebutkan namanya.

Sebelumnya, sebanyak 134 siswa SMPN 1 Laguboti mendapat perawatan intensif di sejumlah rumah sakit yang ada di Kabupaten Toba pada Oktober 2025 setelah menyantap menu MBG di Desa Pardomuan Nauli, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN