Cek Daftar Wilayah dengan Cuaca Ekstrem di Sumut

Ilustrasi cuaca ekstrem. (Foto: Freepik/Mistar)
Tapteng, MISTAR.ID
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Balai Besar Wilayah I Medan mengeluarkan daftar wilayah yang berpotensi terkena cuaca ekstrem di Sumatera Utara (Sumut).
Dari surat rilis yang diterima Mistar, Selasa (18/11/2025), disebutkan dalam beberapa hari terakhir telah terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di Sumut.
Diketahui bahwa curah hujan tertinggi tercatat sebesar 72 mm di Gunung Tua pada tanggal 16 November 2025.
"Berdasarkan faktor global, kondisi IOD negatif diprakirakan masih akan berlangsung hingga bulan Desember 2025. Kondisi tersebut turut menambah asupan uap air di Pantai Barat Sumut," ujar Kepala BMKG Balai Besar Wilayah I Medan, Hendro Nugroho.
Selain itu, lanjut Hendro, gelombang atmosfer masih aktif di wilayah Sumut, yang berpotensi menambah asupan uap air.
Berdasarkan analisis pola angin lapisan 3000 feet pada Senin (17/11/2025) menunjukkan adanya pusat tekanan rendah di Selat Karimata yang mengakibatkan adanya belokan angin dan membawa angin barat bersifat konvergensi (mengumpul) di Sumut.
"Hal tersebut menambah aktivitas awan-awan hujan di Sumut," katanya.
Hendro memperkirakan dalam tujuh hari ke depan Sumut berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat terjadi di Kabupaten Nias, Nias Selatan, Nias Utara, Nias Barat, Kota Gunungsitoli, Tapanuli Tengah (Tapteng), Kota Sibolga.
Kemudian, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kota Padang Sidempuan, Tapanuli Utara, Mandailing Natal, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Langkat, Medan, Binjai, Deli Serdang, Karo, Dairi, Simalungun, Pematangsiantar, Pakpak Bharat, dan Humbang Hasundutan.
"Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir bandang, longsor, dan angin kencang yang berpotensi terjadi dalam sepekan ke depan," ucapnya.
Hendro menambahkan, mengingat cuaca bersifat dinamis, masyarakat diminta tetap memantau informasi terkini dari BMKG.
Para Kepala Daerah juga diimbau berkoordinasi dengan BPBD, TNI, Polri setempat agar mengikuti informasi yang disampaikan oleh Balai Besar BMKG Wilayah I Medan. (hm20)
PREVIOUS ARTICLE
Kolonel Inf Iwan Budiarso Resmi Jabat Danrem 023/KS












