Cegah Banjir, Drainase Lingkungan di Perumahan BSP Lubuk Pakam Diperbaiki

Jalan di Perumahan BSP yang telah selesai dipasang paving block. (Foto: Hendra/Mistar)
Deli Serdang, MISTAR.ID
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) melaksanakan pekerjaan pemeliharaan drainase lingkungan di Perumahan Bumi Serdang Permai (BSP), Desa Pasar Melintang, Kecamatan Lubuk Pakam.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi terjadinya genangan air dan banjir di kawasan permukiman warga.
Proyek pemeliharaan drainase yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Deli Serdang Tahun Anggaran 2025 tersebut menelan biaya sebesar Rp192 juta lebih.
Hingga pertengahan Desember 2025, progres pekerjaan dilaporkan telah mencapai sekitar 80 persen dan ditargetkan rampung pada akhir tahun ini.
Sejumlah warga Perumahan BSP menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan proyek tersebut. Mereka berharap perbaikan drainase dapat mengatasi persoalan genangan air yang selama ini kerap terjadi, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi.
“Diharapkan setelah pekerjaan ini selesai, tidak ada lagi titik-titik yang tergenang air di kompleks BSP. Sekarang aliran airnya sudah terlihat lebih baik dan lancar,” ujar Samsuar, salah seorang warga, Rabu (14/12/2025).
Selain perbaikan drainase, penataan lingkungan juga dilakukan melalui pemasangan paving block di sejumlah ruas jalan dalam kompleks perumahan.
Hal ini dinilai warga memberikan dampak positif terhadap kenyamanan dan estetika lingkungan.
“Sekarang jalan di lingkungan kompleks sudah lebih enak dilalui karena sudah dipasang paving block. Tidak seperti sebelumnya yang sempit dan becek. Lingkungan juga terlihat lebih tertata dan indah,” kata Nina, warga lainnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perkimtan Kabupaten Deli Serdang, Suparno, membenarkan bahwa pekerjaan pemeliharaan drainase di Perumahan BSP telah memasuki tahap akhir.
“Kami berharap pekerjaan ini dapat diselesaikan sesuai target, yakni sebelum akhir tahun 2025,” ujar Suparno.
Suparno berharap, melalui pemeliharaan drainase dan penataan lingkungan tersebut, kualitas permukiman warga semakin baik serta risiko banjir dan genangan air dapat diminimalkan. (hm25)
PREVIOUS ARTICLE
UMK Kabupaten Batu Bara Naik Rp294 Ribu




















