Sunday, July 19, 2026
home_banner_first
SUMUT

Bupati Batu Bara Kunjungi Pusat Terapi Inklusi Smart Kids untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Mistar.idRabu, 3 Desember 2025 pukul 21.24 WIB
bupati_batu_bara_kunjungi_pusat_terapi_inklusi_smart_kids_untuk_anak_berkebutuhan_khusus

Bupati Baharuddin Siagian dan Direktur Utama PT Inalum Melati Sarnita bercengkrama dengan siswa berkebutuhan khusus. (foto:diskominfobatubara/mistar)

news_banner

Batu Bara, MISTAR.ID

Bupati Batu Bara, Baharuddin Siagian, mengunjungi Pusat Terapi Inklusi Smart Kids di Desa Simpang Kopi, Kecamatan Sei Suka, Rabu (3/12/2025).

Baharuddin menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Batu Bara mendukung pendidikan inklusif dan memastikan anak-anak berkebutuhan khusus memperoleh fasilitas serta pendampingan belajar yang memadai.

Direktur Utama PT Inalum, Melati Sarnita, menjelaskan bahwa Rumah Belajar Inklusi Smart Kids merupakan binaan PT Inalum di Desa Simpang Kopi, Kecamatan Sei Suka, dan diperuntukkan bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).

Melati menambahkan, Yayasan Smart Kids adalah pusat pembelajaran inklusif yang menangani berbagai kondisi ABK, termasuk autisme, hiperaktif, disabilitas intelektual, lambat bicara, serta berbagai kebutuhan khusus lainnya.

Didampingi Melati, Bupati Baharuddin melihat secara langsung proses belajar mengajar, ruang terapi, serta sarana pendukung lainnya yang digunakan para siswa di yayasan tersebut.

Selama kunjungan, Baharuddin berbincang dengan orang tua pelajar serta bercengkrama dengan siswa Smart Kids. Ia memberikan motivasi, mainan, dan menyampaikan agar anak-anak dapat terus belajar dan berkembang sesuai potensi masing-masing.

Orang tua siswa menyampaikan harapan besar agar Pusat Terapi Inklusi Smart Kids ke depannya dapat berkembang menjadi satuan pendidikan formal, setingkat SD atau SMP. Tujuannya agar anak-anak ABK memperoleh pendidikan berjenjang tanpa harus meninggalkan lingkungan terapi yang sudah sesuai dengan kebutuhan mereka.

“Semoga tempat terapi ini bisa semakin berkembang dan menjadi sekolah untuk anak-anak kami. Anak-anak kami juga punya impian masa depan seperti anak-anak normal lainnya,” harap seorang orang tua siswa. (hm16)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN