Saturday, June 6, 2026
home_banner_first
SUMUT

Bulog Targetkan Bantuan Pangan Nias Tuntas 100 Persen Desember, Skema Kiriman dari Teluk Bayur

Mistar.idJumat, 19 Desember 2025 17.54
JS
AA
bulog_targetkan_bantuan_pangan_nias_tuntas_100_persen_desember_skema_kiriman_dari_teluk_bayur

Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara menggandeng TNI AL menyalurkan Cadangan Beras Pemerintah menggunakan KRI Banda Aceh-593 untuk mengangkut 320 ton menuju Kepulauan Nias, Jumat (19/12/2025). (foto:amita/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) memacu percepatan penyaluran bantuan pangan ke Kepulauan Nias yang sempat terkendala cuaca dan logistik.

Hingga Kamis (18/12/2025) sore, realisasi bantuan pangan ke wilayah tersebut baru menyentuh angka 48,2 persen.

Pimpinan Wilayah Bulog Kanwil Sumut, Budi Cahyanto, optimistis target penyaluran 100 persen dapat tercapai pada akhir Desember ini melalui serangkaian skema pengiriman jalur laut.

“Insyaallah 100 persen sampai dengan Desember ini. Saat ini ada bantuan menggunakan KRI (Kapal Republik Indonesia) sebanyak 320 ton, nanti ada kapal tambahan (KMP) 150 ton, serta kiriman 500 ton dari Jakarta,” kata Budi, Jumat (19/12/2025).

Mengingat potensi keterlambatan kiriman 500 ton dari Jakarta akibat pengaruh musim dan cuaca buruk, Budi mengaku telah berkoordinasi dengan TNI AL untuk menyiapkan opsi cadangan menggunakan kapal perang dari titik terdekat.

“Kemungkinan nanti KRI akan saya pakai lagi, tapi dari Teluk Bayur, Padang, langsung ke Nias. Jadi setelah bongkar 320 ton selesai, mungkin saya kirim sekitar 300-an ton lagi dari Teluk Bayur menggunakan KRI yang sama,” ucapnya menjelaskan.

Sejauh ini, hanya wilayah Nias yang realisasinya masih berada di bawah 50 persen, sementara wilayah lain di Sumut relatif berjalan lancar.

Menanggapi kabar habisnya stok beras di gudang Sibolga pascabencana, Budi mengklarifikasi bahwa Bulog memiliki sistem pengamanan stok di luar gudang utama sebagai langkah mitigasi risiko.

“Stok Bulog yang ada di gudang hari ini memang habis diambil masyarakat, tapi kami punya stok di luar gudang yang sengaja disimpan untuk kondisi darurat seperti kebakaran atau kerusuhan. Jadi stok masih ada dan distribusinya lancar,” ujar Budi.

Adapun rincian penyaluran di wilayah Tapanuli, yakni Kota Sibolga sebanyak 132 ton telah tuntas 100 persen. Sementara itu, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) dari target 1.032 ton, sudah tersalurkan sekitar 870 ton.

Budi juga mengakui adanya kenaikan harga beras di pasar. Namun, Bulog saat ini memilih fokus pada penanganan warga terdampak bencana terlebih dahulu.

“Yang penting kita ngurusin untuk warga yang terdampak bencana itu dulu. Fokus kami di situ,” tuturnya. (hm16)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN