Wednesday, October 14, 2026
home_banner_first
SUMUT

BKN Bantu Pemulihan Arsip ASN Tapteng Pascabencana, Karier Pegawai Jadi Perhatian

Mistar.idRabu, 14 Oktober 2026 pukul 17.48 WIB
bkn_bantu_pemulihan_arsip_asn_tapteng_pascabencana_karier_pegawai_jadi_perhatian

Bupati Tapteng Masinton Pasaribu dan Wakil Bupati Mahmud Efendi saat mengikuti kegiatan Rekonstruksi dan Rehabilitasi Arsip ASN Terdampak Bencana. (Foto: Diskominfo Tapteng/MISTAR)

Tapteng, MISTAR.ID – Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, Zudan Arif Fakrulloh, menyatakan dukungan penuh kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah (Tapteng) untuk memulihkan semangat kerja pegawai serta menjaga keberlanjutan karier aparatur sipil negara (ASN) melalui penyelamatan dokumen kepegawaian pascabencana.

Dukungan tersebut disampaikan Zudan secara virtual saat membuka kegiatan Rekonstruksi dan Rehabilitasi Arsip Aparatur Sipil Negara (ASN) Terdampak Bencana di wilayah Kantor Regional (Kanreg) VI BKN Medan, Rabu (14/10/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk mengamankan dan menata kembali dokumen kepegawaian yang terdampak bencana.

Kegiatan tersebut difasilitasi BKN bersama Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tapteng. Bupati Tapteng Masinton Pasaribu dan Wakil Bupati Mahmud Efendi turut mengikuti kegiatan secara hibrida dari Ruang Rapat Cendrawasih, Kantor Bupati Tapteng.

“Upaya-upaya ini perlu didukung dengan data, kepastian karier ASN, dan kepastian masa depan dokumen kepegawaian agar terselamatkan atau tergantikan,” ujar Zudan.

Menurutnya, BKN telah menyiapkan sistem lemari digital untuk mendukung penyimpanan arsip kepegawaian. Selanjutnya, ASN di Tapteng perlu melakukan digitalisasi terhadap berkas yang masih tersedia.

“Jika ada arsip yang rusak atau hilang akibat bencana, segera laporkan agar diterbitkan dokumen baru atau surat keterangan pengganti,” katanya.

Selain pembenahan administrasi kepegawaian, Zudan yang juga menjabat Ketua Umum Dewan Pengurus Korpri Nasional menegaskan komitmen Korpri untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan secara bertahap ke wilayah terdampak bencana. Bantuan tersebut mencakup penyediaan unit ambulans dan pembangunan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih.

Sementara itu, Kepala Kanreg VI BKN Medan, Janry Haposan U.P. Simanungkalit, mengatakan pendampingan penataan arsip tersebut merupakan wujud dukungan satuan tugas manajemen ASN sekaligus bentuk perhatian khusus kepada Kabupaten Tapteng agar roda pemerintahan tetap berjalan optimal.

Menanggapi dukungan tersebut, Bupati Tapteng Masinton Pasaribu menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian yang diberikan BKN RI dan Kanreg VI BKN Medan.

Ia menjelaskan, digitalisasi arsip sangat penting di tengah upaya pemerintah daerah menangani dampak bencana alam yang masih berlangsung.

“Kami mengapresiasi dan berterima kasih atas pendampingan ini. Saat ini Tapteng masih terus berupaya menangani bencana, bahkan dua kecamatan masih berada dalam status tanggap darurat akibat cuaca ekstrem,” ujarnya.

Menurut Masinton, pendampingan tersebut menjadi momentum penting bagi Pemkab Tapteng untuk mempercepat transformasi sistem kerja dari manual ke digital. Langkah ini sekaligus diharapkan dapat mengubah budaya kerja birokrasi agar lebih berdampak dan berorientasi pada hasil.

Ia meminta seluruh perangkat daerah dan ASN peserta bimbingan teknis (bimtek) memanfaatkan sistem lemari digital secara optimal.

“Sehingga tumpukan berkas fisik dapat terdata secara elektronik dan terjamin keamanannya demi kepastian administrasi kepegawaian jangka panjang,” pungkasnya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN