Thursday, June 4, 2026
home_banner_first
SUMUT

Balai Bahasa Sumut Dorong Perguruan Tinggi Ikuti UKBI Secara Masif

Mistar.idRabu, 11 Maret 2026 20.01
journalist-avatar-top
SH
balai_bahasa_sumut_dorong_perguruan_tinggi_ikuti_ukbi_secara_masif

Kepala Subbagian Umum Balai Bahasa Provinsi Sumatera Utara, Nofi Kristanto (tengah) usai kegiatan. (foto:Susan/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Balai Bahasa Provinsi Sumatera Utara mendorong perguruan tinggi untuk lebih masif melaksanakan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI).

Kepala Subbagian Umum Balai Bahasa Provinsi Sumatera Utara, Nofi Kristanto, mengatakan pihaknya saat ini sedang memperkuat kerja sama dengan berbagai universitas di Sumatera Utara terkait pelaksanaan UKBI.

Ia menjelaskan kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari dan diikuti sekitar 35 peserta dari berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta di Sumatera Utara.

Nofi menambahkan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi universitas agar lebih aktif mengikutsertakan dosen maupun mahasiswa dalam pelaksanaan UKBI sebagai alat ukur kemampuan berbahasa Indonesia.

“UKBI ini untuk menguji kemampuan berbahasa Indonesia bagi para peserta, baik dosen maupun mahasiswa di universitas negeri maupun swasta,” kata Nofi saat ditemui di Universitas Prima Indonesia, Rabu (11/3/2026).

Pada tahap sosialisasi ini, pelaksanaan UKBI diberikan secara gratis kepada peserta. Hal ini juga menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi antara perguruan tinggi dengan Badan Bahasa sebagai penyelenggara di tingkat pusat.

Ia menambahkan, tidak ada materi khusus dalam pelaksanaan UKBI. Peserta hanya mendapatkan penguatan dan berbagi pengalaman dari praktik pelaksanaan UKBI secara masif selama ini.

Menurut Nofi, di Universitas Prima Indonesia sertifikat UKBI telah dijadikan bagian dari Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI). “Kalau tidak ada sertifikat UKBI, mahasiswa tersebut belum dinyatakan sah lulus dari universitas yang bersangkutan,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, Balai Bahasa Sumut berharap semakin banyak kampus yang mendorong mahasiswanya mengikuti UKBI sebagai alat ukur kemampuan berbahasa Indonesia yang baik dan benar.

Nofi menambahkan bahwa UKBI tidak hanya diperuntukkan bagi masyarakat Indonesia, tetapi juga dapat diikuti oleh warga negara asing. “Terkait pendaftaran, nanti kami membuka channel komunikasi melalui link yang sudah disediakan,” ucapnya. (hm27)