Friday, June 5, 2026
home_banner_first
SUMUT

13 Ribu Hektare Sawah di Sergai Terendam Banjir, Wabup Salurkan Bantuan Bibit Padi

Mistar.idSenin, 1 Desember 2025 18.01
JS
SD
13_ribu_hektare_sawah_di_sergai_terendam_banjir_wabup_salurkan_bantuan_bibit_padi

Wabup Sergai Adlin Tambunan saat menyerahkan bantuan bibit padi. (foto:istimewa/mistar)

news_banner

Sergai, MISTAR.ID

Banjir di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) tidak hanya merendam permukiman warga, tetapi juga meluas ke lahan pertanian milik masyarakat.

Tercatat sekitar 13.253,28 hektare lahan pertanian di Kabupaten Sergai terdampak banjir.

Untuk meringankan beban masyarakat, khususnya para petani, Pemerintah Kabupaten Sergai menyalurkan bantuan bibit padi kepada gabungan kelompok tani (Gapoktan) yang terdampak.

Wakil Bupati (Wabup) Sergai, Adlin Tambunan, mengatakan berdasarkan data Dinas Pertanian, dari luas tanam 19.063,8 hektare di 10 kecamatan, yakni Kecamatan Tebing Tinggi, Sei Bamban, Sei Rampah, Teluk Mengkudu, Bandar Khalipah, Tebing Syahbandar, Tanjung Beringin, Pantai Cermin, Perbaungan, dan Pegajahan, area terdampak banjir mencapai 13.235,28 hektare dengan usia tanaman padi antara satu hingga 60 hari setelah tanam (HST).

“Kita berharap banjir segera surut sehingga tanaman padi petani terselamatkan. Untuk tanaman padi yang puso, pihak Dinas Pertanian akan terus melakukan pendataan, selanjutnya dikirimkan ke instansi terkait di provinsi sembari berupaya mengusulkan bantuan benih padi,” ujarnya, Senin (1/12/2025).

Diakui Wabup Sergai, dengan luas areal persawahan 13.235,28 hektare yang terendam banjir, hal ini tentu akan berpengaruh pada pergeseran waktu musim tanam.

“Kami akan berupaya semaksimal mungkin membantu petani padi Sergai dalam menghadapi kesulitan pascabencana banjir, salah satunya bantuan benih padi,” pungkasnya.

Penyerahan bantuan bibit turut didampingi Plt Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Sergai, Abdul Rahman Purba, Kadis Pertanian Sergai, Dedi Iskandar, Camat Sei Rampah, Fitrianti, Kepala Desa Sei Rejo, Muliono, serta Ketua Gapoktan Gemaripah Sei Rejo, Sahrizal.

Sementara itu, Sahrizal menyampaikan luas areal persawahan di Desa Sei Rejo yang terendam banjir mencapai 486 hektare dengan usia tanaman rata-rata 20 hari.

“Dengan situasi banjir seperti ini, kemungkinan besar tanaman padi kami akan puso,” kata Sahrizal. (hm16)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN