Thursday, February 27, 2025
home_banner_first
SIANTAR

Kasus DBD di Siantar Meningkat Hampir Dua Kali Lipat

journalist-avatar-top
By
Kamis, 27 Februari 2025 15.36
kasus_dbd_di_siantar_meningkat_hampir_dua_kali_lipat

Kantor Dinkes Pematangsiantar. (f: dok/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Pematangsiantar meningkat dua kali lipat pada 2024 dibandingkan tahun sebelumnya.

Administrator Kesehatan Ahli Muda Penanggung Jawab DBD Dinkes Pematangsiantar, Lasmaria Siahaan mengatakan sebanyak 177 kasus ditemukan dengan kematian 3 orang pada 2023.

"Pada 2024 mencapai 315 kasus, diantaranya 5 orang meninggal dunia," katanya saat dihubungi, Kamis (27/2/2025).

Lasmaria menyebut, kasus DBD yang ditemukan Januari 2025 sebanyak 30 kasus dan seorang anak meninggal di salah satu Rumah Sakit (RS) Kota Pematangsiantar. Dia mengajak masyarakat perlu melakukan antisipasi terhadap DBD.

Perubahan iklim, dia bilang, menjadi salah satu faktor penyebab penyebaran dan perkembangbiakan nyamuk. Penggalakan Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik (G1R1J) menjadi penting guna memberantas sarang nyamuk melalui 3M.

"Menguras, menutup, memanfaatkan kembali limbah barang bekas yang bernilai ekonomis (daur ulang)," ucapnya.

Dinkes Pematangsiantar, sambung Lasmaria, telah melakukan fogging atau penyemprotan asap di lingkungan yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

"Kita berpesan agar memperhatikan lingkungan sekitar. Upayakan memutus masa kembang biak jentik nyamuk, seperti menutup wadah yang bisa digenangi air," ucapnya. (jonatan/hm20)

RELATED ARTICLES