Wesly Silalahi Tegaskan Pematangsiantar Tidak Boleh Jadi Ruang Peredaran Narkoba

Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pemberantasan narkoba demi melindungi generasi muda dari penyalahgunaan narkotika. (Foto: Istimewa/Mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Upaya pemberantasan narkoba di Kota Pematangsiantar terus diperkuat melalui sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum (APH), dan masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi. Ia menegaskan bahwa ancaman narkoba bukan hanya persoalan hukum, melainkan juga ancaman serius terhadap masa depan generasi bangsa.
“Narkoba merupakan musuh bersama yang dapat merusak kesehatan, menghancurkan keluarga, serta menghilangkan masa depan generasi muda,” ujar Wesly Silalahi.
Karena itu, Wesly menegaskan tidak boleh ada ruang bagi peredaran narkoba di Kota Pematangsiantar. Ia juga mengapresiasi Polres Pematangsiantar dan seluruh aparat penegak hukum yang terus bekerja keras mengungkap kasus narkotika serta menindak para pelaku.
Baca Juga: Wesly Silalahi Ingatkan Warga Siantar: Kebersihan Lingkungan Harus Jadi Budaya Sehari-hari
Menurutnya, keberhasilan pengungkapan kasus tidak hanya menunjukkan ketegasan penegakan hukum, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam melindungi masyarakat dari dampak buruk narkoba.
Wesly turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman narkotika yang semakin kompleks. Menurutnya, peran keluarga, sekolah, organisasi kemasyarakatan, hingga lingkungan sekitar sangat penting dalam mencegah penyalahgunaan narkoba.
“Jangan pernah mencoba atau terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. Sekali terjerumus, dampaknya bisa sangat besar, mulai dari gangguan kesehatan, putusnya pendidikan, hingga hilangnya kesempatan meraih cita-cita,” pesannya.
Perhatian khusus juga ditujukan kepada generasi muda. Wesly mengingatkan bahwa masa depan bangsa berada di tangan anak-anak muda yang produktif, kreatif, dan terbebas dari pengaruh narkotika.
BERITA TERPOPULER





















