Lapak Pedagang Kuasai Badan Jalan di Siantar, Arus Lalu Lintas Terganggu

Badan Jalan Merdeka Pematangsiantar dijadikan lapak untuk berjualan. (Foto: Abdi/Mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Sejumlah pedagang kuliner malam memanfaatkan badan jalan sebagai lokasi berjualan hingga mengganggu arus lalu lintas. Pantauan Mistar pada Selasa (14/4/2026) malam, menunjukkan penggunaan badan jalan terjadi di sekitar Suzuya Merdeka Mall.
Sedikitnya, badan jalan yang digunakan pedagang sebanyak tiga meter. Selain menggelar lapak, sebagian pedagang juga memasang pembatas berupa tali dan rambu darurat.
Penggunaan badan jalan tersebut menyebabkan ruas jalan menyempit. Kendaraan yang melintas, baik roda dua maupun roda empat, harus memperlambat laju dan bergantian melintas.
Salah satu masyarakat yang sering melintasi kawasan tersebut, Dani, 20 tahun, merasa terganggu dengan penggunaan badan jalan sebagai tempat berdagang.
"Kami tidak melarang orang jualan, tapi jangan sampai mengambil hak pengguna jalan. Ini sudah sangat mengganggu dan berbahaya," ujar Dani.
Senada dengan Dani, pengendara lainnya juga keberatan karena mereka harus bergerak zig-zag di tengah kerumunan pembeli yang memadati badan jalan.
"Ini bukan lagi sekadar gangguan, tapi sudah mengancam nyawa. Jalan jadi sempit, orang lalu-lalang, kendaraan harus ekstra waspada agar tidak terjadi kecelakaan," ucap pengendara sepeda motor, Roni, 26 tahun.
Warga mendesak Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar segera mengambil tindakan tegas. Pemerintah juga diharapkan memberikan win-win solution. Misalnya menyediakan lokasi khusus wisata kuliner yang tidak memakan badan jalan, pengaturan jam operasional, pengawasan ketat agar pedagang tidak melebihi batas area yang ditentukan dan patroli rutin, hingga memastikan fungsi jalan kembali sebagai sarana transportasi publik.
"Jangan demi keuntungan segelintir orang, keselamatan masyarakat luas dikorbankan. Ini harus segera ditertibkan," tutur Roni. (hm20)
BERITA TERPOPULER



















