Friday, June 5, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

Kepala Daerah se-Indonesia Diminta jadi Garda Terdepan Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional

Mistar.idSelasa, 20 Januari 2026 11.25
journalist-avatar-top
IH
kepala_daerah_seindonesia_diminta_jadi_garda_terdepan_wujudkan_ketahanan_pangan_nasional

Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih bersama kepala daerah lainnya dalam Rakernas APKASI XVII. (foto: Diskominfo Simalungun/Mistar)

news_banner

Simalungun, MISTAR.ID

Musyawarah Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) XVII tahun 2026 menjadi momentum konsolidasi strategis bagi para kepala daerah se-Indonesia. Kegiatan ini digelar di Grand Lotus Ballroom Hotel Aston Batam, Kepulauan Riau, dan berlangsung selama tiga hari, sejak 18 hingga 20 Januari 2026.

Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih, datang bersama sejumlah pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Simalungun. Kehadiran tersebut menegaskan komitmen Pemkab Simalungun dalam menyelaraskan kebijakan daerah dengan arah pembangunan nasional.

Forum nasional ini menghadirkan Menteri Pertanian Republik Indonesia, H Andi Amran Sulaiman, sebagai narasumber utama. Dalam arahannya, Mentan menekankan pentingnya aksi nyata pemerintah daerah melalui slogan baru, 'APKASI Seribu Aksi, APKASI Seribu Tindakan'. Ia menegaskan kemajuan daerah tidak semata ditentukan oleh besarnya anggaran, melainkan ketepatan dan keberanian dalam mengambil kebijakan.

Mentan juga mendorong seluruh bupati untuk fokus pada hilirisasi komoditas strategis perkebunan periode ABT 2025–2027. Sejumlah komoditas prioritas yang disoroti antara lain tebu, kakao, kelapa, kopi, mete, lada, dan pala. Selain itu, para kepala daerah diminta bergerak cepat mendata kebutuhan wilayah dan mengajukan usulan bibit agar distribusi dapat segera direalisasikan.

Selain sektor pertanian, Rakernas juga menyoroti penguatan infrastruktur daerah. Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian Pekerjaan Umum, Bob Arthur Lombogia, memaparkan tiga strategi utama pembangunan infrastruktur yang selaras dengan misi Asta Cita.

Strategi tersebut meliputi penyelenggaraan infrastruktur berbasis potensi wilayah, dukungan infrastruktur berkeadilan sesuai target Inpres, serta penguatan sinergi lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.

Menanggapi arahan pemerintah pusat, Bupati Simalungun menyatakan kesiapan daerahnya untuk menyelaraskan program pembangunan dengan visi nasional.

Ia menegaskan penguatan sektor pertanian dan infrastruktur akan menjadi fokus utama Pemkab Simalungun dalam mendukung ketahanan pangan dan kedaulatan ekonomi.

Secara keseluruhan, Rakernas APKASI XVII tahun 2026 diarahkan untuk memperkuat peran strategis pemerintah kabupaten sebagai garda terdepan dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional dan pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN