Thursday, June 4, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

Kapolres Simalungun Salurkan Bantuan Pembangunan Tahfiz saat Sapa Ramadan

Mistar.idSelasa, 24 Februari 2026 10.12
AN
IH
kapolres_simalungun_salurkan_bantuan_pembangunan_tahfiz_saat_sapa_ramadan

Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang menyerahkan bantuan kepada TGB Ahmad Sabban Elrahmany Rajagukguk di Pondok Pesulukan Serambi Babussalam, Hatonduhan. (Foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Simalungun, MISTAR.ID

Kepedulian terhadap pendidikan Islam ditunjukkan jajaran Polres Simalungun melalui program Sapa Ramadan Door to Door. Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang turun langsung menyalurkan bantuan pembangunan pendidikan tahfiz di Pondok Pesulukan Serambi Babussalam, Nagori Jawa Tongah, Kecamatan Hatonduhan.

Tak sekadar membawa santunan dan sembako, kehadiran Kapolres bersama jajaran menjadi simbol dukungan nyata terhadap penguatan generasi Qurani di Kabupaten Simalungun.

Pondok pesantren yang dipimpin Ahmad Sabban Elrahmany Rajagukguk itu dikenal luas sebagai pusat pendidikan tahfiz Al-Qur’an di Simalungun. Sosok yang akrab disapa Tuan Guru Batak (TGB) tersebut dinilai konsisten mendedikasikan diri dalam membina santri penghafal Al-Qur’an.

Kehadiran lengkap jajaran kepolisian di pesulukan pada Senin (23/2/2026) sore mempertegas komitmen institusi dalam mendukung pendidikan keagamaan. Acara diawali dengan penyerahan santunan kepada para santri tahfiz. Bantuan sembako juga diserahkan secara simbolis guna membantu kebutuhan harian para santri.

Momen paling penting adalah penyaluran bantuan khusus untuk pembangunan fasilitas pendidikan tahfiz. Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas sarana belajar sehingga lebih banyak lagi generasi penghafal Al-Qur’an lahir dari Simalungun.

Dalam sambutannya, TGB Ahmad Sabban menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan jajaran Polres Simalungun. Ia menilai dukungan tersebut sangat berarti bagi keberlangsungan dan pengembangan pendidikan tahfiz di pondok yang dipimpinnya.

Sementara itu, Kapolres Marganda menegaskan kehadiran mereka bukan sekadar agenda seremonial Ramadan.

“Kedatangan kami bukan hanya silaturahmi, tetapi karena rasa persaudaraan. Kami ingin berbagi dan mendukung pendidikan tahfiz yang sangat penting dalam membentuk generasi Qurani,” ujarnya.

Kapolres juga mengajak masyarakat untuk saling berbagi ketika memiliki rezeki lebih serta menanamkan keikhlasan dalam membantu sesama, terlebih di bulan suci Ramadan.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama, tausiah dari TGB, buka puasa bersama, dan salat Magrib berjamaah. Suasana kebersamaan yang terbangun mencerminkan sinergi antara aparat kepolisian dan lembaga pendidikan Islam. (hm25)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN