Saturday, October 10, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

Jalur Wisata Salbe Menyempit akibat Rumput Liar

Mistar.idSabtu, 10 Oktober 2026 pukul 18.07 WIB
jalur_wisata_salbe_menyempit_akibat_rumput_liar

Rumput liar dan belukar menutupi sebagian badan jalan menuju Salbe, Kecamatan Dolok Pardamean, yang juga menjadi jalur alternatif menuju Kecamatan Haranggaol. (foto: Indra/Mistar)

news_banner

Simalungun, MISTAR.ID - Rumput liar dan belukar yang tumbuh di pinggir jalan menyempitkan jalur menuju kawasan wisata Danau Toba di Salbe, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun. Kondisi ini dikeluhkan pengendara karena mengganggu perjalanan, terutama saat melintasi tikungan dan berpapasan dengan kendaraan dari arah berlawanan.

Rumput dan belukar tumbuh lebat di kedua sisi jalan hingga menutupi sebagian badan jalan. Selain mempersempit ruang gerak kendaraan, kondisi tersebut juga membatasi pandangan pengendara terhadap situasi jalan di depan.

Luis Tanjung, wisatawan asal Pematangsiantar, merasakan langsung kondisi tersebut saat membawa keluarganya berwisata ke Salbe, Sabtu (10/10/2026).

“Pas tikungan dan turunan pula, rumputnya hampir menutup setengah jalan. Kami naik mobil bersama keluarga mau wisata ke Salbe. Bahaya juga kalau ada kendaraan dari depan,” katanya.

Keluhan serupa disampaikan Dimas Nasution yang rutin mengunjungi kawasan Danau Toba setiap pekan untuk memancing. Ia mengaku rumput yang semakin panjang membuat perjalanan melalui jalur Salbe kurang nyaman.

“Sekali seminggu kita wajib datang ke sini untuk mancing. Belakangan ini memang terganggu kalau lewat daerah Salbe. Kalau bisa dibersihkan supaya lebih aman,” ujarnya, Sabtu sore.

Warga setempat juga berharap pemerintah segera membersihkan rumput dan belukar di sepanjang jalan tersebut. Mereka khawatir kondisi itu semakin mengganggu pengguna jalan jika dibiarkan.

“Kalau semakin dibiarkan, nanti semakin tertutup jalan. Bahaya juga. Semoga pemerintah melihat kondisi ini dan ada perhatian,” kata Sitio.

Pengendara berharap pemangkasan rumput segera dilakukan agar ruang gerak kendaraan kembali lebih leluasa dan jarak pandang saat melintasi tikungan tidak terganggu.

Jalur Salbe merupakan salah satu akses menuju kawasan wisata Danau Toba sekaligus jalur alternatif menuju Kecamatan Haranggaol. Kondisi jalan yang aman menjadi perhatian bagi masyarakat dan wisatawan yang melintas di kawasan tersebut. (*)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN