Monday, October 19, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

Inspektorat Audit Pasar Balairung Dwikora, PD PHJ Minta Dipercepat

Mistar.idSenin, 19 Oktober 2026 pukul 13.42 WIB
inspektorat_audit_pasar_balairung_dwikora_pd_phj_minta_dipercepat

Pasar Balairung Dwikora rampung dibangun ulang setelah mengalami kebakaran. (Foto: Hamzah/MISTAR)

Pematangsiantar, MISTAR.ID (19/10/2026) – Pembangunan ulang Pasar Balairung Dwikora, Kota Pematangsiantar, pascakebakaran telah rampung. Namun, aktivitas perdagangan di pasar tersebut belum dapat kembali berjalan karena masih menunggu proses audit bangunan oleh Inspektorat.

Direktur Utama Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya (PD PHJ) Kota Pematangsiantar, Bolmen Silalahi, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) agar proses audit dapat dipercepat.

“Aku sudah berkomunikasi dengan Pak Kalak BPBD supaya proses audit bisa dipercepat. Sebab, pedagang sudah meminta agar mereka bisa kembali berdagang,” ujar Bolmen, Senin (19/10/2026).

Bolmen juga meminta para pedagang berkoordinasi dan mencapai kesepakatan terkait pembangunan dinding pembatas antarkios setelah proses audit selesai.

“Pedagang diizinkan membuat dinding sekat kios atau lapak setelah audit Inspektorat terhadap bangunan yang sudah selesai dilakukan. Informasinya, proses audit ini sedang berjalan,” ungkapnya.

Diketahui, Inspektorat Kota Pematangsiantar akan mengaudit bangunan Pasar Balairung Dwikora yang terletak di Jalan Gotong Royong/Jalan Mufakat, Kelurahan Suka Dame. Bangunan tersebut dibangun ulang setelah kebakaran yang terjadi pada Kamis (18/6/2026) dini hari.

Audit tersebut bertujuan memastikan kualitas pekerjaan, kesesuaian pelaksanaan pembangunan dengan ketentuan, serta akuntabilitas penggunaan anggaran. Nilai anggaran pembangunan kembali pasar itu diperkirakan mencapai sekitar Rp5 miliar.

Sementara itu, Direktur CV Sihujur Jaya, Tonggo Polli Hutagaol, mengatakan pekerjaan pembangunan Pasar Balairung Dwikora telah rampung. Meski demikian, masih ada pekerjaan tambahan berupa pembangunan dinding pembatas dan pemasangan hidran kebakaran.

“Kalau bangunan sudah selesai, tinggal sedikit lagi membuat dinding dan hidran kebakaran. Untuk serah terima belum dilakukan, mungkin setelah audit Inspektorat,” ujarnya singkat.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN