Friday, June 5, 2026
home_banner_first
SAINS & TEKNOLOGI

M7 World Championship 2026 di Indonesia: Mobile Legends, Tim Global & Panggung Esports Bergengsi

Mistar.idSenin, 12 Januari 2026 08.50
journalist-avatar-top
m7_world_championship_2026_di_indonesia_mobile_legends_tim_global_panggung_esports_bergengsi

Kejuaraan dunia esports Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) M7 World Championship resmi dibuka di kawasan Batavia PIK, Jakarta, Jumat (7/1/2026). (Foto: Bakom RI)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Setelah dua hari pertarungan sengit penuh kejutan, M7 World Championship 2026 resmi memasuki hari ketiga pada Senin (12/1/2026), dengan tensi kompetisi yang semakin memanas. Turnamen ini menjadi ajang penentuan nasib bagi tim-tim esports dunia, dari bracket high hingga low, karena setiap pertandingan bisa menentukan langkah mereka ke tahap Knockout Stage.

Di Bracket High (2–0), tim-tim hanya butuh satu kemenangan lagi untuk memastikan tiket ke Knockout Stage. Sementara di Bracket Mid (1–1), pemenang naik ke Round 4 High, dan yang kalah turun ke Round 4 Low. Untuk Bracket Low (0–2), satu kekalahan berarti gugur dari turnamen. Laga-laga hari ketiga ini antara lain:

  1. Team Zone (Z1) vs Aurora Gaming PH (RORA)
  2. Team Spirit (TS) vs ONIC Esports (ONIC)
  3. Black Sentence Esports (BSE) vs Team Falcons (FLCN)
  4. EVIL vs Aurora Gaming Turki (AUR)
  5. CG Esports (CG) vs DianFengYaoGuai (DFYG)
  6. Boostgate Esports (BGT) vs CFU Gaming (CFUZ)

Format pertandingan bervariasi mulai dari Best of 1 (Bo1) hingga Best of 3 (Bo3), menjadikan setiap laga sarat strategi, eksekusi presisi, dan tekanan mental tinggi.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Irene Umar, membuka kejuaraan dunia ini dengan menekankan kolaborasi lintas subsektor dalam industri kreatif melalui esports. “Kami sangat senang Indonesia dapat menjadi tuan rumah M7 World Championship. Event ini menjadi permulaan kolaborasi lintas sektor dan memperkenalkan Indonesia ke mata dunia sebagai destinasi wisata dan pusat esports global,” ujar Irene pada Jumat (9/1/2026) di PIK 2, Jakarta.

Turnamen ini menampilkan perpaduan budaya dan teknologi, mulai dari pawai budaya Indonesia, tarian, musik, mural, hingga pementasan Gatotkaca M7 yang menjadi simbol kebanggaan nasional. Beberapa kolaborasi kreatif juga muncul, seperti M7 Themed Batik bersama Shiroshima, lagu tema resmi M7 oleh Sekuya, dan instalasi Patung Gatotkaca di 20 kota.

Tiger Xu, Global Head of MLBB Esports Moonton Games, menambahkan, “Tema Rise As One bukan sekadar slogan. Ini merupakan pesan untuk komunitas dan penggemar MLBB di seluruh dunia untuk merayakan semangat berkompetisi dan kebangkitan esports di Indonesia.”

M7 World Championship 2026 mempertemukan 16 tim profesional dari negara seperti Malaysia, Filipina, Singapura, Jepang, dan Turki, berlangsung hingga 25 Januari 2026. Kehadiran Indonesia sebagai tuan rumah menegaskan posisi negara ini sebagai pusat esports di Asia Tenggara dan memperkuat ekosistem Mobile Legends sebagai bagian dari industri kreatif global.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN