Thursday, June 4, 2026
home_banner_first
SAINS & TEKNOLOGI

Cek Kebijakan Baru Google Bagi Pengguna Gmail Lawas

Mistar.idSenin, 29 Desember 2025 13.21
EH
cek_kebijakan_baru_google_bagi_pengguna_gmail_lawas

Gmail. (Foto: Reuters)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID

Google menghadirkan pembaruan bagi pengguna lawas atau bagi mereka yang masih menggunakan alamat email lama sejak masa sekolah. Melalui fitur terbaru, pengguna kini bisa mengganti alamat @gmail.com tanpa harus kehilangan data maupun akses ke layanan Google yang sudah terhubung.

Kebijakan baru ini terungkap lewat pembaruan pada laman bantuan akun Google. Dijelaskan bahwa pemilik akun dapat memperbarui alamat Gmail mereka, sementara seluruh isi akun, mulai dari email, foto, hingga layanan seperti Drive dan YouTube, tetap tersimpan dan bisa digunakan seperti biasa.

Informasi mengenai fitur ini baru ditemukan di laman dukungan Google versi bahasa Hindi. Hal tersebut memunculkan dugaan bahwa India atau wilayah berbahasa Hindi menjadi pasar awal sebelum fitur ini dirilis lebih luas ke negara lain.

Sementara itu, laman bantuan berbahasa Inggris masih mencantumkan keterangan lama yang menyebut alamat Gmail tidak dapat diubah.

Google menyatakan fitur ini akan digulirkan secara bertahap untuk seluruh pengguna. Meski belum ada penjelasan resmi soal negara mana yang akan lebih dulu kebagian, kebijakan ini hampir dipastikan akan diterapkan secara global.

Dalam aturan baru tersebut, alamat Gmail lama tidak langsung hilang. Alamat sebelumnya akan berfungsi sebagai alias, sehingga email yang dikirim ke alamat lama tetap masuk ke kotak masuk utama. Pengguna juga masih bisa memakainya untuk login ke berbagai layanan Google.

Sebelumnya, satu-satunya cara mengganti alamat Gmail adalah dengan membuat akun baru dan memindahkan data secara manual. Proses ini kerap merepotkan dan berisiko, terutama jika akun sudah terhubung dengan banyak aplikasi pihak ketiga.

Kini, Google memastikan seluruh data, termasuk email, foto, dan pesan, tetap aman meski alamat diubah. Alamat lama pun masih bisa digunakan kembali sewaktu-waktu.

Meski demikian, ada sejumlah pembatasan. Pengguna yang telah mengganti alamat Gmail tidak dapat membuat alamat Gmail baru lagi dalam waktu 12 bulan, dan alamat baru yang dipilih tidak bisa dihapus.

Hingga saat ini, Google belum merilis pengumuman resmi atau siaran pers terkait perubahan besar tersebut. Informasi awal justru mencuat dari komunitas teknologi dan forum pengguna.

Bagi banyak orang, kebijakan ini menjadi angin segar. Akhirnya, pengguna bisa meninggalkan alamat email lama yang dianggap kurang profesional tanpa perlu repot memindahkan akun atau data. (hm20)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN