TKA SMP di Siantar Berjalan Lancar, Siswa Tidak Hadir Bisa Ikut Susulan

Dinas Pendidikan melakukan monitoring pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun 2026 jenjang SMP. (Foto: Istimewa/Mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) memasuki hari keempat sejak dilaksanakan pada 6 hingga 16 April 2026. Sementara itu, pelaksanaan TKA jenjang pendidikan Sekolah Dasar (SD) akan dimulai pada 20 April 2026 mendatang.
Selama berlangsungnya TKA jenjang SMP, Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar telah melakukan monitoring ke puluhan sekolah untuk memastikan tidak ada gangguan seperti internet maupun listrik padam.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar, Risbon Sinaga, yang dikonfirmasi perihal pelaksanaan TKA di hari keempat jenjang SMP menyampaikan bahwa selama monitoring tidak ditemukan gangguan yang menghambat pelaksanaan ujian secara nasional.
“Dari monitoring yang dilakukan tidak ditemukan adanya gangguan. Sebanyak 14 SMPN dan 28 SMPS di Pematangsiantar melaksanakan TKA,” ujar Risbon Sinaga, Kamis (9/4/2026).
Lanjut Risbon, terkait data peserta TKA jenjang SMPN kurang lebih mencapai lima ribuan peserta didik. Jumlah ini merupakan akumulasi dari seluruh jenjang SMPN.
“Untuk SMPN, data biodata TKA sebanyak 5.452 siswa. Pendaftar peserta TKA sejumlah 5.442 siswa. Terdapat siswa yang tidak hadir, tetapi bisa ikut susulan,” ujar Risbon perihal jumlah peserta.
Sementara itu, jadwal pelaksanaan TKA dibagi dalam dua gelombang. Untuk jenjang SMP/MTs dan sederajat, ujian dilaksanakan pada 6 hingga 16 April 2026. Sedangkan jenjang SD/MI dan sederajat menyusul pada 20 hingga 30 April 2026.
Pembagian ini dilakukan untuk mengoptimalkan penggunaan fasilitas dan menjaga kualitas pelaksanaan ujian secara menyeluruh. Sebagai bentuk inklusivitas dan keadilan dalam sistem evaluasi, pemerintah juga menyediakan jadwal TKA susulan yang akan dilaksanakan pada 11 hingga 19 Mei 2026.
“Kesempatan ini diperuntukkan bagi peserta yang berhalangan hadir pada jadwal utama dengan alasan yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya. (hm25)
PREVIOUS ARTICLE
Study Tour SDN Kulasar Dibatalkan, Dana Siswa DikembalikanBERITA TERPOPULER






















