SMAN 2 Pematangsiantar Siap Hadapi TKA 2026, Surati PLN dan Telkom Antisipasi Gangguan

PKS Humas SMAN 2 Pematangsiantar, Salomo Krisman Silalahi. (Foto: Dok. Salomo Krisman Silalahi/Abdi/Mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID (20/10/2026) – SMA Negeri 2 Pematangsiantar menyatakan telah siap 100 persen menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026. Persiapan mencakup fasilitas, perangkat komputer, hingga kesiapan mental siswa. Ujian tersebut dijadwalkan berlangsung pada 26 Oktober hingga 8 November 2026.
Untuk memastikan kelancaran pelaksanaan ujian, pihak sekolah telah mengirimkan surat kepada PLN dan Telkom Pematangsiantar. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan listrik dan jaringan internet selama ujian berlangsung.
Kepala SMAN 2 Pematangsiantar, Rosmely Damanik, melalui PKS Humas Salomo Krisman Silalahi, memastikan tiga laboratorium komputer di sekolah tersebut dalam kondisi baik dan siap digunakan.
“Semua sudah 100 persen siap, terutama laboratorium dan komputer. Tiga laboratorium sudah siap digunakan. Perangkat pendukung juga terus kami cek agar anak-anak nyaman saat ujian,” ujar Salomo, Selasa (20/10/2026).
Selain kesiapan sarana dan prasarana, sekolah juga mematangkan persiapan akademik siswa. Sejak Agustus hingga 19 Oktober 2026, sekolah rutin menggelar uji coba atau try out.
Selain itu, kegiatan gladi bersih telah dilaksanakan pada 5–18 Oktober 2026, sedangkan simulasi TKA dijadwalkan berlangsung pada 21–27 Oktober 2026.
Rangkaian latihan tersebut bertujuan membiasakan siswa dengan format dan jenis soal yang akan dihadapi. Sekolah juga berupaya meningkatkan kesiapan mental serta kepercayaan diri siswa agar dapat mengerjakan soal secara optimal.
“Kami ingin siswa siap, tidak cuma perangkatnya yang bagus. Lewat try out sampai simulasi, mental dan rasa percaya diri mereka kami tingkatkan agar bisa mengerjakan soal maksimal,” terang Salomo.
Mengingat pelaksanaan TKA bergantung pada perangkat komputer dan jaringan internet, pihak sekolah juga menyiapkan langkah antisipasi terhadap kemungkinan kendala teknis.
Surat resmi telah dikirimkan kepada PLN dan Telkom sebagai bentuk koordinasi awal untuk menjaga kestabilan pasokan listrik dan jaringan internet selama ujian.
“Listrik dan internet itu krusial. Kami sudah kirim surat sebagai koordinasi awal. Kalau ada kendala seperti pemadaman tiba-tiba atau server pusat bermasalah, kami sudah siapkan prosedur penanganan bersama tim teknis. Hak siswa untuk ujian tetap utama,” tambahnya.
Selain menargetkan kelancaran pelaksanaan TKA, SMAN 2 Pematangsiantar berharap hasil ujian tahun ini dapat mendukung peningkatan jumlah lulusan yang diterima di perguruan tinggi negeri (PTN), terutama melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
Menurut Salomo, pencapaian tersebut membutuhkan sinergi antara guru, orang tua, dan siswa, disertai kedisiplinan dalam belajar.
“Kami mohon doa dan dukungan dari keluarga besar sekolah, orang tua, dan alumni. Semoga TKA 2026 lancar tanpa hambatan, dan makin banyak anak kita yang tembus ke PTN favorit mereka,” tutup Salomo.
PREVIOUS ARTICLE
SMAN 4 Pematangsiantar Matangkan Persiapan Hadapi TKA 2026



































