Kasus Wartawan Mistar, Panitera Pengganti PN Medan akan Dipanggil


Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Gidion Arif Setiawan saat memberikan keterangan. (f:putra/mistar)
Medan, MISTAR.ID
Perihal laporan wartawan mistar, Deddy Irawan, 23 tahun, polisi akan menindak lanjuti laporannya.
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Gidion Arif Setiawan mengatakan, pihaknya akan segera melakukan pemanggilan terhadap Panitera Pengganti (PP) Pengadilan Negeri (PN) Medan.
"Ya (dipanggil) sesuai laporan yang dibuat ya," katanya kepada mistar, Kamis (27/2/2025).
Dikatakan orang nomor satu di Polrestabes Medan itu, pihaknya akan melakukan gelar perkara untuk menetapkan status perkaranya.
"Kita tindak lanjuti. Kan sudah laporan, habis itu nanti wawancara. Setelah itu gelar perkara, seperti apa nanti prosesnya baru kita lihat status penyidikannya," ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, Deddy Irawan, 23 tahun, wartawan mistar membuat laporan ke Polrestabes Medan, Selasa (25/2/25) malam.
Pria yang sehari-hari bertugas meliput di Pengadilan Negeri Medan itu mengaku terintimidasi oleh orang tak dikenal saat melakukan tugasnya.
Laporan pengaduan Deddy tertuang dalam Nomor LP/B/642/II/2025/SPKT/POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMATERA UTARA.
Kepada polisi, Deddy menyampaikan, tindakan intimidasi yang dialaminya bermula saat meliput sidang kasus penipuan dan penggelapan di Ruang Sidang Cakra 4 PN Medan, pada Selasa (25/2/2025).
Karena tak dihiraukan, kata Deddy, dirinya dipanggil oleh Panitera Pengganti (PP) Sumardi yang berada di luar ruangan sidang. (putra/hm18)
PREVIOUS ARTICLE
Dua Pelaku Spesialis Curanmor Beraksi di 12 TKP