Resmi Ditunjuk PSSI, Ini Alasan John Herdman Mau Latih Timnas Indonesia

John Herdman ditunjuk PSSI melatih Timnas Indonesia. (foto: dok PSSI/mistar)
Jakarta, MISTAR.ID
John Herdman membeberkan alasan melatih Timnas Indonesia setelah sukses mengantar timnas Selandia Baru dan Kanada ke Piala Dunia. Herdman resmi ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia pada Sabtu (3/1/2026). Sebelumnya nama pelatih 50 tahun itu hilir mudik di media sejak beberapa bulan lalu sebagai salah satu kandidat pengganti Patrick Kluivert.
PSSI masih berusaha menutup rahasia rapat-rapat sampai akhir 2025 soal pelatih baru skuad Merah Putih. Akhirnya Herdman dipastikan resmi sebagai pelatih bagi Jay Idzes dan kawan-kawan. Herdman pun menyatakan alasan dibalik keputusan menyeberang ke Asia setelah sukses di Selandia Baru dan Kanada, baik di kancah sepak bola putri maupun putra.
"Ini adalah soal menemukan proyek yang tepat, ada sebuah gairah dan intensitas dari fans yang bisa Anda rasakan," kata Herdman kepada Canadian Press dilansir dari Toronto Star dikutip, Sabtu (3/1/2026).
Pria yang pernah menjadi pelatih Toronto FC di MLS itu juga menyebut dasar pemikiran lain yang membuatnya memilih Timnas Indonesia sebagai karier baru.
"Yang saya lihat ada banyak talenta di sana. Mirip seperti Kanada. negara besar, dengan potensi pemain lokal dan keberadaan pemain-pemain dua kewarganegaraan [naturalisasi] yang sudah mereka mulai," ujar Herdman.
Setelah resmi ditunjuk sebagai pelatih Skuad Garuda pada Sabtu (3/1/2026), Herdman rencananya bakal terbang ke Indonesia pada pekan depan. Ada misi khusus yang mau dilakukan Herdman, selain menjalani konferensi pers.
"Karena saya rasa tentu penting mempelajari budaya, benar-benar merasakannya. Anda harus memahami orang dan kebiasaan untuk menciptakan sebuah hubungan," ucapnya.
Baca Juga: Awal Tahun Baru, John Herdman Ditunjuk PSSI Arsiteki Timnas Indonesia Menuju Level Piala Dunia 2030
Profil John Herdman
Nama John Herdman seliweran di media sekitar satu bulan terakhir. Muncul bersama nama Heimir Halgrimsson, Jesus Casas, Giovanni Van Bronckhorst, dan Timur Kapadze sebagai calon pelatih skuad Garuda.
Pada pekan-pekan terakhir, menjelang pergantian tahun, Herdman kian santer disebut sebagai pelatih Timnas Indonesia mengisi posisi yang sebelumnya dihuni Patrick Kluivert.
PSSI akhirnya memastkan Herdman menjadi juru latih Timnas Indonesia pada Sabtu (3/1/2026) sore.
Herdman lahir pada 19 Juli 1975 di Consett, County Durham, Inggri. Herdman tidak punya rekam jejak panjang sebagai pemain profesional lantaran Herdman sudah memilih melatih sejak usia muda.
Berbeda dengan pengalaman bermainnya yang minim, Herdman memiliki perjalanan panjang sebagai pelatih dengan fokus pada pengembangan timnas wanita dan pria.
Ketika masih berusia 28 tahun, Herdman sudah mengembara ke Selandia Baru dan mengawali karier pertama sebagai juru latih di tim muda Negeri Kiwi tersebut.
Karier kepelatihan Herdman di level internasional berlanjut bersama timnas putri Selandia Baru pada 2006 hingga 2011. Herdman membimbing skuad senior wanita selama lebih dari lima tahun.
Dua tiket Piala Dunia Wanita FIFA, pada 2007 dan 2011 menjadi prestasi kinclong Herdman. Selain itu Herdman juga membawa timnas putri Selandia Baru memperoleh satu tiket Olimpiade Musim Panas 2008 di Beijing.
Keberhasilan itu menarik perhatian Kanada, yang kemudian menunjuk Herdman sebagai pelatih kepala tim putri pada 2011. Di Kanada kariernya benar-benar melonjak. Pelatih dengan lisensi UEFA Pro itu memimpin lebih dari seratus pertandingan dan membawa Kanada meraih dua medali perunggu Olimpiade, masing-masing pada tahun 2012 dan 2016.
Pada 2018, Herdman mengambil keputusan besar dengan pindah menangani Timnas Putra Kanada. Ia membawa Kanada lolos ke Piala Dunia 2022, penampilan pertama negara tersebut dalam 36 tahun dalam pesta sepak bola terakbar.
Selain itu, Herdman turut mengubah wajah tim putra Kanada, menjadikannya lebih kompetitif di kawasan CONCACAF. Ia juga mencatat sejarah sebagai satu-satunya pelatih yang membawa tim putri dan tim putra suatu negara ke Piala Dunia. Masih di tahun yang sama, yakni tahun 2018, Herdman sempat mengambil alih Tim U-23 Kanada.
Herdman punya nama harum di sepak bola Kanada. Banyak pujian dialamatkan kepada Herdman karena meninggalkan warisan yang berarti bagi sepak bola Negeri Daun Maple itu. Kendati demikian, perjalanannya bersama timnas Kanada berakhir pada 2023.
Perjalanan Herdman kemudian berlanjut ke level klub ketika ia menerima tawaran melatih Toronto FC pada 2023. Kariernya di klub yang berlaga di MLS itu berakhir pada 2024.
Herdman sempat dikaitkan dengan timnas Jamaika, namun tidak ada kesepakatan yang terjadi. Kini, Herdman mengisi posisi pelatih Timnas Indonesia. Tantangan menanti Herdman.

Selamat bertugas, coach Herdman!
























