Radja Nainggolan Buka-bukaan soal Gaji di Bhayangkara FC, Capai Rp6 Miliar

Radja Nainggolan saat berseragam Bhayangkara FC. (Foto: Bhayangkara FC/Mistar)
Jakarta, MISTAR.ID - Radja Nainggolan mengungkap besaran bayaran yang diterimanya ketika memperkuat Bhayangkara FC di kompetisi sepak bola Indonesia. Mantan pemain AS Roma dan Inter Milan tersebut mengaku memperoleh penghasilan mencapai 400 ribu euro untuk kontrak selama enam bulan.
Dalam wawancara dengan media Belgia, Het Nieuwsblad, Nainggolan menceritakan awal mula dirinya memutuskan berkarier di Indonesia. Saat itu, pemain berdarah Batak tersebut sebenarnya berencana mengakhiri perjalanan profesionalnya di dunia sepak bola.
Kesempatan datang ketika ia diundang ke Indonesia untuk menjadi duta Piala Dunia U-17 yang berlangsung pada 2023. Undangan tersebut datang dari Erick Thohir, mantan Presiden Inter Milan yang saat itu menjabat sebagai Ketua Umum PSSI.
Nainggolan mengaku menikmati kunjungannya selama berada di Indonesia. Pengalaman tersebut kemudian membuka peluang baginya untuk kembali merumput sebagai pemain profesional.
“Saya awalnya berencana untuk berhenti bermain sepakbola. Sampai mantan ketua Inter, yang kini menjadi ketua Asosiasi Sepak Bola Indonesia (Erick Thohir), mengundang saya untuk menjadi duta besar Piala Dunia U-17. Saat itu, saya menghabiskan dua minggu yang sangat menyenangkan di sana,” ujarnya.
Setelah agenda tersebut selesai, Nainggolan mulai mempertimbangkan tawaran untuk bermain di Indonesia. Namun, ia memiliki syarat mengenai lokasi tempatnya berkarier, yakni hanya bersedia bermain di Jakarta atau Bali.
“Setelah itu, saya tidak tahu harus berbuat apa. Sampai saya mendapat telepon yang menanyakan apakah saya tidak mau bermain di sana. Dengan senang hati, tapi saya hanya ingin bermain di Jakarta atau di Bali,” katanya.
Pada akhirnya, Nainggolan menerima tawaran dari Bhayangkara FC, klub yang berada di bawah naungan institusi kepolisian. Ia pun menjalani kontrak selama setengah tahun dengan nilai bayaran yang terbilang besar.
Nainggolan menyebut dirinya menerima gaji sebesar 400 ribu euro selama enam bulan. Jika dikonversikan menggunakan perkiraan kurs saat itu, jumlah tersebut setara dengan lebih dari Rp6 miliar.
“Ternyata itu tim kepolisian, Bhayangkara FC, yang membutuhkan saya. Jadi, mereka menempatkan saya di sana selama setengah tahun. Penghasilan saya lumayan: 400.000 euro dalam enam bulan,” tuturnya.
Menurut Nainggolan, besaran penghasilan tersebut sangat tinggi jika dibandingkan dengan biaya hidup di Indonesia. Ia bahkan mencontohkan harga makanan sehari-hari yang relatif murah dibandingkan dengan pendapatannya.
“Untuk standar hidup di sana, gaji yang saya terima benar-benar terlalu tinggi. Untuk sepiring besar nasi goreng, Anda bahkan hanya perlu membayar dua euro,” ujarnya.
Selama memperkuat Bhayangkara FC, Nainggolan tercatat tampil sebanyak 10 kali. Dalam penampilannya bersama klub tersebut, ia menyumbangkan satu gol dan tiga assist.















































