Sunday, July 19, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Pekan 32 Serie A Memanas! Inter Terancam, Napoli On Fire, Como Bikin Kejutan

Mistar.idKamis, 9 April 2026 pukul 14.02 WIB
pekan_32_serie_a_memanas_inter_terancam_napoli_on_fire_como_bikin_kejutan

Ilustrasi, Serie A Memanas! Inter Terancam, Napoli On Fire, Como Bikin Kejutan. (foto:wikipedia/ferry/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Kompetisi Serie A musim 2025–26 memasuki fase krusial. Memasuki pekan ke-32 dari total 38 pertandingan, peta persaingan gelar juara, tiket Eropa, hingga zona degradasi kian sengit. Dengan tujuh laga tersisa setelah matchday ini, setiap poin bernilai seperti final.

Inter Masih di Puncak, Tapi Belum Aman

Hingga pekan ke-31, Inter Milan masih kokoh di puncak klasemen dengan 72 poin hasil 23 kemenangan. Nerazzurri juga menjadi tim paling produktif dengan 71 gol dan baru kebobolan 26 kali (+45 selisih gol).

Namun keunggulan tujuh poin belum sepenuhnya aman. Tren inkonsisten dalam lima laga terakhir (dua kemenangan, dua seri, satu kalah) membuat tekanan mulai terasa.

Ancaman paling nyata datang dari SSC Napoli di posisi kedua. Napoli mengoleksi 65 poin dan menjadi satu-satunya tim papan atas dengan lima kemenangan beruntun. Momentum jelas berada di tangan Partenopei.

Milan dan Como Menyodok, Juventus Mengintai

Di posisi ketiga, AC Milan mengumpulkan 63 poin. Rossoneri masih dalam perburuan gelar, meski performa mereka belum stabil dalam beberapa pekan terakhir.

Yang paling mencuri perhatian adalah Como 1907. Klub promosi tersebut secara mengejutkan bertengger di posisi keempat dengan 58 poin. Como bahkan memiliki pertahanan terbaik musim ini dengan hanya 22 kali kebobolan — rekor defensif terbaik di liga sejauh ini.

Sementara itu, Juventus FC berada di peringkat kelima dengan 57 poin, hanya terpaut satu angka dari zona Liga Champions. Persaingan empat besar benar-benar terbuka.

Jadwal Lengkap Pekan ke-32

Pekan ini menyajikan sejumlah laga krusial yang berpotensi mengubah arah musim.

Sabtu (11 April) dini hari, AS Roma menjamu Pisa SC. Roma yang berada di papan atas wajib menang demi menjaga asa ke kompetisi Eropa, sementara Pisa sedang berjuang keluar dari zona degradasi.

Masih di hari yang sama, AC Milan menghadapi Udinese Calcio dalam laga yang tak boleh tergelincir jika ingin terus menekan Inter dan Napoli.

Big match tersaji Minggu (12 April) dini hari ketika Atalanta BC bertemu Juventus FC. Duel ini berpotensi menjadi laga enam poin dalam perebutan zona Liga Champions.

Napoli dijadwalkan bertandang ke markas Parma Calcio 1913. Secara statistik, Napoli diunggulkan karena Parma baru mencetak 22 gol sepanjang musim — salah satu yang terendah di liga.

Sementara itu, laga yang paling menyita perhatian akan terjadi Senin (13 April) dini hari saat Como 1907 menjamu Inter Milan. Ini bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan ujian mental bagi Como sekaligus potensi jebakan bagi Inter.

Pekan ke-32 ditutup Selasa (14 April) dini hari dengan duel ACF Fiorentina kontra SS Lazio yang bisa menentukan posisi papan tengah.

Zona Tengah Ketat, Degradasi Makin Panik

Persaingan papan tengah juga belum stabil. Atalanta BC (53 poin), Bologna FC 1909 (45 poin), dan SS Lazio (44 poin) masih berpeluang menyodok ke zona Eropa jika mampu menjaga konsistensi.

Di dasar klasemen, tekanan jauh lebih besar. US Lecce (27 poin), Hellas Verona (18 poin), dan Pisa SC (18 poin) berada di zona merah.

Lecce masih memiliki peluang realistis bertahan karena selisih poin tipis dengan tim di atasnya. Namun Verona dan Pisa menghadapi situasi lebih berat: produktivitas rendah dan selisih gol minus di atas 30 menjadi beban serius.

Fakta Menarik Jelang Pekan 32

- Inter menjadi tim tersubur dengan 71 gol.

- Como memiliki pertahanan terbaik (22 kebobolan).

- Napoli satu-satunya tim dengan lima kemenangan beruntun.

- Parma menjadi tim dengan produktivitas gol terendah di luar zona degradasi.

- Selisih poin peringkat kedua hingga kelima hanya delapan angka.

Tujuh Laga Penentu Nasib

Serie A musim ini menghadirkan kombinasi persaingan ketat, kejutan tim promosi, serta drama papan bawah. Jika Inter terpeleset dan Napoli terus konsisten, jarak tujuh poin bisa terpangkas dalam dua hingga tiga pekan.

Dengan tujuh pertandingan tersisa setelah pekan ini, margin kesalahan semakin kecil. Pekan ke-32 berpotensi menjadi titik balik penentu arah gelar juara, tiket Eropa, hingga siapa yang harus turun kasta.

Drama Italia belum selesai — justru baru memasuki babak paling menentukan.

(seriea/ai/hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN