Tuesday, October 6, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Malaysia Sapu Bersih Clean Sheet di FIFA ASEAN Cup 2026, tapi Gagal ke Final

Mistar.idSelasa, 6 Oktober 2026 pukul 18.46 WIB
malaysia_sapu_bersih_clean_sheet_di_fifa_asean_cup_2026_tapi_gagal_ke_final

Para pemain Timnas Malaysia. (foto: detik/mistar)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID - Malaysia mengakhiri kiprahnya di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan catatan impresif. Harimau Malaya tak sekalipun kebobolan dalam empat pertandingan, tetapi torehan tersebut belum cukup untuk mengantarkan mereka ke partai final.

Di bawah arahan Tan Cheng Hoe, Malaysia mencatat tiga kemenangan dan satu hasil imbang dari empat pertandingan. Mereka juga menutup turnamen dengan kemenangan atas Vietnam dalam perebutan tempat ketiga yang berlangsung di Jakarta, Senin (5/10/2026).

Kemenangan tersebut sekaligus menjadi clean sheet keempat Malaysia secara berturut-turut. Sebelumnya, mereka mengalahkan Bangladesh 3-0, bermain imbang tanpa gol melawan Indonesia, kemudian menghancurkan Singapura 6-0 pada fase grup.

Namun, catatan tersebut tidak cukup membawa Malaysia ke final. Dengan koleksi sembilan gol dan tanpa kebobolan, mereka masih kalah produktif dibandingkan Indonesia yang mencatat 11 gol dan dua kali kemasukan.

Kegagalan melaju ke final membuat Malaysia harus kembali menunda ambisi mengangkat trofi. Gelar terakhir mereka di turnamen antarnegara Asia Tenggara diraih pada 2010.

Kendati demikian, Tan Cheng Hoe menilai performa anak asuhnya tetap layak diapresiasi. Malaysia mampu mencetak 10 gol dalam empat pertandingan tanpa sekali pun kemasukan.

"Melakoni empat pertandingan dalam waktu yang begitu singkat tentu membuat para pemain merasa cukup kelelahan, namun mereka tetap menjaga semangat dan bersatu padu untuk meraih hasil ini," ujar Tan, dikutip dari Soha.vn.

Ia juga mengapresiasi keberhasilan Malaysia menundukkan Vietnam setelah penantian panjang.

"Sejujurnya, ini adalah kesempatan emas bagi tim Malaysia untuk mengalahkan Vietnam setelah penantian lebih dari 10 tahun. Saya sangat senang dengan pencapaian seluruh tim."

Tan menegaskan tugasnya bukan sekadar mengejar hasil, tetapi juga membangun tim yang terus berkembang dari waktu ke waktu.

"Tugas saya sebagai pelatih timnas Malaysia adalah membantu seluruh tim untuk terus berkembang setiap harinya. Dalam turnamen ini, Malaysia mencetak 10 gol dan tidak kebobolan satu pun. Itu adalah statistik yang sangat bagus. Namun, terkadang sepak bola bukan sekadar soal statistik. Hal terpenting adalah seluruh tim bekerja sama dan berusaha keras siang dan malam."

Menurut Tan, aspek mental juga menjadi salah satu faktor penting dalam perjalanan sebuah tim di turnamen.

"Di saat yang sama, mentalitas selama pertandingan juga memegang peranan sangat penting. Saya merasa senang dengan apa yang telah ditunjukkan oleh para pemain saya. Setiap pemain berupaya memberikan yang terbaik dan pantang menyerah. Itulah jenis tim yang ingin saya bangun. Semua orang harus bersatu, berjuang bersama, serta merasakan kemenangan maupun kekalahan secara bersama-sama. Namun tentu saja, masih banyak hal yang perlu dibenahi oleh tim Malaysia," katanya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN