Klasemen Liga Europa 2026/27: Juventus di Puncak, Milan Bangkit, Celtic Terpuruk

Klasemen Liga Europa 2026/27. (foto ilustrasi:gemini/wikipedia/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID (16/10/2026) — Juventus memimpin klasemen sementara Liga Europa 2026/27 setelah matchday kedua, dibayangi Leverkusen dan Benfica. AC Milan bangkit dengan kemenangan telak, sementara Celtic dan Marseille masih tanpa poin.
Persaingan Liga Europa 2026/27 mulai memanas setelah matchday kedua menghadirkan kemenangan besar, kejutan, dan perubahan momentum sejumlah klub. Juventus memuncaki klasemen dengan enam poin, unggul atas Bayer Leverkusen berkat produktivitas gol. Benfica, Beşiktaş, Bournemouth, Omonia, Ferencváros, dan Lyon juga mengoleksi poin maksimal.
Di sisi lain, AC Milan merespons kekalahan pada laga pembuka dengan kemenangan telak 4-0 atas RB Salzburg. Sebaliknya, Celtic dan Marseille kembali gagal meraih poin sehingga tekanan semakin besar menjelang matchday ketiga.
Juventus Pimpin Klasemen, Leverkusen Paling Solid
Juventus menempati peringkat pertama dengan enam poin dari dua pertandingan, mencetak tujuh gol dan hanya kebobolan satu kali. Bayer Leverkusen menguntit di posisi kedua dengan koleksi poin dan selisih gol identik, tetapi kalah dalam jumlah gol memasukkan, berdasarkan klasemen yang tersedia.
Benfica berada di posisi ketiga dengan enam poin dan selisih gol +5. Beşiktaş menempati peringkat keempat, disusul Bournemouth dan Omonia yang sama-sama memiliki selisih gol +4.
Ferencváros dan Lyon melengkapi delapan besar dengan enam poin. Sementara itu, Sunderland dan Olympiacos berada di posisi kesembilan dan kesepuluh dengan poin yang sama.
Format fase liga membuat posisi delapan besar sangat penting karena klub yang finis di rentang tersebut lolos langsung ke babak 16 besar. Tim peringkat 9–24 harus melewati play-off, sedangkan peringkat 25–36 tersingkir.
Milan Bangkit, Lyon Menang Dramatis
AC Milan menjadi salah satu sorotan utama matchday kedua setelah melibas RB Salzburg 4-0. Kemenangan tandang tersebut menjadi respons penting bagi Rossoneri setelah kalah pada pertandingan pertama.
Leverkusen juga tampil impresif dengan menundukkan Lech Poznań 4-0. Hasil ini membuat wakil Jerman tersebut mengoleksi enam poin tanpa kebobolan dalam dua pertandingan.
Benfica turut meraih kemenangan meyakinkan dengan mengalahkan Celtic 4-1. Lyon menang dalam duel lebih ketat setelah menundukkan Crystal Palace 3-2, sedangkan Beşiktaş mengatasi Hoffenheim dengan skor 3-2.
Juventus juga menjaga rekor sempurna lewat kemenangan 2-1 atas Celta. Bournemouth menang 3-0 atas Sturm Graz, sementara Omonia menaklukkan Celje dengan skor 3-0.
Celtic dan Marseille Terpuruk
Celtic dan Marseille termasuk tim yang perlu segera berbenah setelah dua pertandingan tanpa poin. Celtic kalah 1-4 dari Benfica dan telah kebobolan tujuh gol, sedangkan Marseille tumbang 0-1 dari Olympiacos.
Lech Poznań juga menghadapi situasi sulit. Dua kekalahan membuat mereka berada di posisi terbawah dengan selisih gol −8 setelah kalah 0-4 dari Leverkusen.
Sejumlah klub lain, termasuk Anderlecht, Celta, Hoffenheim, Viktoria Plzeň, Ararat-Armenia, dan Celje, juga belum meraih poin. Meski fase liga masih panjang, hasil matchday berikutnya akan krusial untuk menjaga peluang menembus zona play-off.
Hasil Lengkap Matchday 2 Liga Europa 2026/27
Berikut hasil pertandingan berdasarkan data yang tersedia:
RB Salzburg 0-4 Milan
S.C.U. Torreense 1-2 Sunderland
Celje 0-3 Omonia
AZ 2-1 Hapoel Be'er Sheva
Sparta Praha 1-1 Lillestrøm
Lyon 3-2 Crystal Palace
Union Saint-Gilloise 1-1 Real Sociedad
Lech Poznań 0-4 Leverkusen
Ferencváros 2-1 Viktoria Plzeň
Rennes 2-1 OFI
Dinamo Zagreb 1-0 Anderlecht
NEC 1-1 Levski Sofia
Celta 1-2 Juventus
Hoffenheim 2-3 Beşiktaş
Jagiellonia Białystok 3-1 Ararat-Armenia
Bournemouth 3-0 Sturm Graz
Benfica 4-1 Celtic
Marseille 0-1 Olympiacos
Matchday 3 Jadi Ujian Berikutnya
Matchday ketiga, pada Kamis, 22 Oktober 2026, akan menjadi kesempatan bagi tim-tim papan atas untuk mempertahankan posisi sekaligus memperbesar peluang lolos langsung ke babak 16 besar. Juventus dan Leverkusen berupaya menjaga konsistensi, sedangkan Milan ingin melanjutkan kebangkitan.
Bagi Celtic, Marseille, dan klub-klub yang belum meraih poin, kemenangan menjadi kebutuhan mendesak. Dengan enam pertandingan fase liga tersisa, persaingan masih terbuka, tetapi kehilangan poin beruntun dapat membuat jalan menuju fase gugur semakin sulit.
Catatan: Klasemen dalam artikel ini mengacu pada data yang diberikan dan perlu dicocokkan dengan pembaruan resmi UEFA untuk memastikan urutan peringkat serta jadwal pertandingan.
(uefa/*/hm27)























































