Saturday, July 4, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Kaoru Mitoma, “Profesor Dribel” Jepang yang Mengguncang Premier League: Skripsinya Jadi Sorotan, Tapi Absen di Piala Dunia

Mistar.idSabtu, 16 Mei 2026 pukul 12.44 WIB
kaoru_mitoma_profesor_dribel_jepang_yang_mengguncang_premier_league_skripsinya_jadi_sorotan_tapi_absen_di_piala_dunia

Kaoru Mitoma, “Profesor Dribel” Jepang yang bermain untuk righton & Hove Albion dan kemudian mengguncang Premier League. (foto:voi/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Nama Kaoru Mitoma kini bukan sekadar identik dengan pemain Asia yang sukses di Eropa. Winger asal Jepang itu menjelma menjadi salah satu pemain paling menarik di Premier League berkat kemampuan dribel, kecepatan, dan pendekatan ilmiah terhadap sepak bola.

Di tengah ketatnya persaingan liga terbaik dunia, Mitoma hadir dengan karakter berbeda. Ia bukan hanya pesepak bola berbakat, tetapi juga pemain yang meneliti seni menggiring bola secara akademis hingga menjadi bahan perbincangan dunia sepak bola.

Namun, di saat namanya terus bersinar bersama Brighton & Hove Albion, publik Jepang justru dikejutkan oleh absennya Mitoma dari skuad Timnas Jepang untuk Piala Dunia 2026.

Keterangan gambar: Kaoru Mitoma saat menggocek pemain Chelsea. (foto:voi/mistar)

Siapa Kaoru Mitoma?

Kaoru Mitoma lahir di Hita, Prefektur Oita, Jepang, pada 20 Mei 1997. Ia dikenal sebagai winger kiri dengan kemampuan akselerasi, perubahan arah, dan kontrol bola yang sangat sulit dihentikan lawan.

Mitoma mengawali perjalanan sepak bolanya di akademi Kawasaki Frontale. Namun berbeda dari banyak pemain muda Jepang lainnya, ia tidak langsung mengambil jalur profesional setelah lulus sekolah.

Mitoma justru memilih melanjutkan pendidikan di Universitas Tsukuba, salah satu kampus olahraga paling prestisius di Jepang. Keputusan itu sempat mengejutkan banyak pihak karena saat itu ia sudah dianggap memiliki potensi besar untuk bermain di level profesional.

Pilihan tersebut ternyata menjadi titik penting dalam perkembangan kariernya.

Dari Kampus ke Premier League

Karier profesional Mitoma dimulai bersama Kawasaki Frontale pada 2020. Ia langsung tampil impresif dan mencuri perhatian publik sepak bola Jepang.

Pada musim debutnya di J1 League, Mitoma berhasil mencetak dua digit gol dan menjadi salah satu rookie paling bersinar di kompetisi Jepang.

Penampilannya kemudian membuat Brighton & Hove Albion merekrutnya pada 2021. Sebelum tampil di Premier League, ia sempat dipinjamkan ke klub Belgia Royale Union Saint-Gilloise untuk beradaptasi dengan atmosfer sepak bola Eropa.

Ledakan performa Mitoma terjadi pada musim 2022/2023. Bersama Brighton, ia menjelma menjadi salah satu winger paling berbahaya di Premier League.

Kecepatannya saat duel satu lawan satu, kemampuan mengubah arah secara tiba-tiba, dan efektivitas dribelnya membuat banyak bek kesulitan menghentikannya.

Mitoma bahkan beberapa kali menjadi pembeda saat menghadapi klub-klub besar Inggris.

Keterangan gambar: Ilustrasi Skripsi Kaoru Mitoma, sang “Profesor Dribel”. (foto:openai/fbl-eng-pr-chelsea-brighton/mistar)

Skripsi Dribel yang Menghebohkan Dunia Sepak Bola

“Profesor Dribel” dari Jepang

Salah satu hal yang membuat Mitoma berbeda adalah fakta bahwa ia pernah menulis skripsi tentang dribbling saat kuliah di Universitas Tsukuba.

Penelitian tersebut membahas teknik menggiring bola dan bagaimana pemain bisa memenangkan duel satu lawan satu melalui pendekatan ilmiah.

Mitoma menggunakan kamera dan analisis visual untuk mempelajari:

- arah pandangan pemain saat menggiring bola,

- pergerakan tubuh ketika melewati lawan,

- timing akselerasi,

- hingga respons bek saat menghadapi dribel cepat.

Pendekatan itu membuatnya dijuluki “Profesor Dribel” oleh banyak media sepak bola internasional.

Benarkah Skripsi Mitoma Bisa Jadi Panduan Pemain?

Meski bukan modul resmi FIFA atau buku pelatihan standar, penelitian Mitoma dianggap relevan bagi perkembangan sepak bola modern.

Beberapa poin penting dari risetnya dinilai sangat berguna untuk pemain muda:

- pemain elite tidak terus-menerus melihat bola saat menggiring,

- scanning atau membaca ruang menjadi kunci,

- perubahan ritme lebih efektif dibanding terlalu banyak trik,

- dan keputusan kecil dalam duel satu lawan satu sangat menentukan hasil akhir.

Pendekatan Mitoma memperlihatkan bahwa sepak bola modern tidak hanya bergantung pada bakat alami, tetapi juga pemahaman taktik, biomekanik, dan analisis permainan.

Keterangan gambar: Kaoru Mitoma saat konferensi pers diadakan di Universitas Tsukuba untuk "Konferensi Pers Penandatanganan Tim Profesional" Klub Sepak Bola Universitas Tsukuba. (foto:4years/mistar)

Mengapa Mitoma Tidak Masuk Skuad Piala Dunia Jepang?

Di tengah performa apiknya bersama Brighton, nama Mitoma justru tidak muncul dalam daftar skuad akhir Japan national football team untuk Piala Dunia 2026.

Pelatih Hajime Moriyasu memastikan Mitoma absen karena mengalami cedera hamstring yang didapat saat membela Brighton di Premier League.

Cedera tersebut dinilai membutuhkan waktu pemulihan yang cukup panjang sehingga tim medis Jepang memutuskan Mitoma tidak memungkinkan tampil maksimal selama turnamen berlangsung.

Absennya Mitoma menjadi kehilangan besar bagi Jepang karena selama ini ia merupakan salah satu motor serangan utama Samurai Biru.

Kecepatan dan kreativitasnya di sisi sayap dianggap sangat penting dalam skema serangan balik cepat yang menjadi kekuatan Jepang.

Sosok yang Mengubah Cara Pandang tentang Pemain Asia

Kaoru Mitoma bukan sekadar pemain cepat dengan kemampuan dribel memukau. Ia menjadi simbol baru pemain sepak bola modern yang menggabungkan teknik, kecerdasan, dan pendekatan ilmiah.

Di era ketika sepak bola semakin dipenuhi analisis data dan sport science, Mitoma menunjukkan bahwa riset akademik juga bisa berdampak langsung di lapangan.

Dari ruang kelas kampus hingga panggung Premier League, Mitoma membuktikan bahwa sepak bola bukan hanya soal insting dan bakat, tetapi juga tentang pemahaman mendalam terhadap permainan.

Karena itulah, meski absen di Piala Dunia, nama Kaoru Mitoma tetap menjadi salah satu sosok paling menarik dalam sepak bola dunia saat ini.

(berbagaisumber/ai/hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN