Hasil Meksiko vs Serbia 5-1: El Tri Bangkit dari Ketertinggalan, Luis Chávez Tutup Pesta Gol dengan Roket Spektakuler

Ilustrasi, Hasil Meksiko vs Serbia 5-1: El Tri Bangkit dari Ketertinggalan, Luis Chávez Tutup Pesta Gol dengan Roket Spektakuler. (foto:fotmob/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Timnas Meksiko menunjukkan mentalitas kuat saat menghancurkan Serbia dengan skor telak 5-1 dalam laga persahabatan internasional di Stadion Nemesio Díez, Jumat (5/6/2026) pagi WIB. Sempat tertinggal lebih dulu, El Tri bangkit dan mencetak lima gol untuk menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan.
Kemenangan ini menjadi bukti kualitas skuad asuhan Javier Aguirre yang mampu mempertahankan intensitas permainan sepanjang 90 menit. Selain gol dari Johan Vásquez, Raúl Jiménez, dan Luis Chávez, Meksiko juga diuntungkan oleh dua gol bunuh diri pemain Serbia yang lahir akibat tekanan tanpa henti dari lini serang tuan rumah.
Serbia Sempat Mengejutkan, Meksiko Merespons dengan Karakter Juara
Sejak menit awal, Meksiko langsung mengambil inisiatif serangan. Brian Gutiérrez, Julián Quiñones, dan Raúl Jiménez bergantian mengancam gawang Serbia yang dikawal Filip Stankovic.
Meski terus ditekan, Serbia justru berhasil mencuri gol lebih dulu pada menit ke-19. Petar Stanic sukses memanfaatkan ruang di dalam kotak penalti sebelum melepaskan tembakan yang mengubah skor menjadi 1-0 untuk tim tamu.
Gol tersebut sempat membungkam publik Nemesio Díez. Namun, Meksiko tidak kehilangan ritme permainan. El Tri terus mendominasi penguasaan bola dan membangun serangan dari kedua sisi lapangan.
Upaya mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-34. Berawal dari situasi sepak pojok, Johan Vásquez memenangkan duel udara dan menyundul bola ke sudut kiri bawah gawang Serbia untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Momentum kemudian sepenuhnya berbalik ke pihak tuan rumah menjelang turun minum. Tekanan beruntun yang dilakukan Meksiko membuat lini belakang Serbia panik hingga Stefan Bukinac mencetak gol bunuh diri pada masa injury time babak pertama. El Tri pun menutup paruh pertama dengan keunggulan 2-1.
Raúl Jiménez dan Luis Chávez Memimpin Dominasi Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Meksiko tampil semakin agresif. Serbia mencoba melakukan sejumlah pergantian pemain untuk mengubah jalannya pertandingan, tetapi dominasi El Tri justru semakin sulit dibendung.
Pada menit ke-57, Raúl Jiménez memperbesar keunggulan menjadi 3-1. Striker berpengalaman itu menunjukkan ketajamannya dengan penyelesaian tenang dari dalam kotak penalti setelah memanfaatkan situasi berbahaya di depan gawang Serbia.
Menariknya, hanya beberapa detik sebelum gol tersebut tercipta, Julián Quiñones lebih dulu membentur tiang gawang. Momen itu menjadi gambaran betapa rapuhnya pertahanan Serbia menghadapi gelombang serangan Meksiko.
Petaka Serbia berlanjut pada menit ke-72. Bek pengganti Adem Avdic melakukan gol bunuh diri yang membuat skor berubah menjadi 4-1. Gol tersebut praktis memupus harapan tim tamu untuk bangkit.
Ketika laga memasuki menit-menit akhir, Meksiko masih belum puas. Pada menit ke-90, Luis Chávez mencetak gol terbaik dalam pertandingan lewat tendangan kaki kiri keras dari luar kotak penalti yang meluncur ke sudut kiri atas gawang tanpa mampu dihentikan penjaga gawang Serbia.
Gol spektakuler itu sekaligus menutup pesta kemenangan El Tri dengan skor 5-1.
Luis Chávez Jadi Pembeda dari Bangku Cadangan
Meski tidak bermain sejak menit pertama, Luis Chávez tampil sebagai salah satu pemain paling berpengaruh dalam pertandingan ini.
Masuk menggantikan Raúl Jiménez pada menit ke-59, gelandang berusia 30 tahun itu langsung memberi warna berbeda pada permainan Meksiko. Ia mengatur tempo serangan, membantu distribusi bola dari lini tengah, serta beberapa kali mengancam gawang lawan lewat tembakan jarak jauh.
Puncaknya terjadi pada menit ke-90 ketika Chávez mencetak gol indah yang menjadi penutup sempurna kemenangan Meksiko.
Selain Chávez, Johan Vásquez layak mendapat sorotan berkat gol penyama kedudukan yang mengubah momentum pertandingan. Sementara Raúl Jiménez kembali menunjukkan perannya sebagai ujung tombak utama dengan satu gol dan kontribusi besar dalam tekanan ofensif El Tri.
Dua Gol Bunuh Diri Jadi Cerminan Tekanan Meksiko
Salah satu fakta menarik dalam laga ini adalah lahirnya dua gol bunuh diri dari kubu Serbia. Stefan Bukinac dan Adem Avdic sama-sama mencetak gol ke gawang sendiri akibat tekanan tinggi yang terus dilakukan pemain Meksiko.
Dua insiden tersebut menunjukkan betapa sulitnya lini belakang Serbia menghadapi intensitas permainan tuan rumah. Bahkan setelah sempat unggul lebih dulu, Serbia justru kebobolan lima gol beruntun tanpa mampu memberikan respons berarti.
Meksiko juga menunjukkan kedalaman skuad yang impresif. Sejumlah pemain yang masuk dari bangku cadangan seperti Alexis Vega, Gilberto Mora, Guillermo Martínez, dan Luis Chávez mampu menjaga kualitas permainan tetap tinggi hingga peluit panjang berbunyi.
Modal Positif El Tri
Kemenangan telak ini menjadi sinyal positif bagi Meksiko dalam menatap agenda internasional berikutnya. El Tri tidak hanya menunjukkan ketajaman di lini depan, tetapi juga memperlihatkan variasi sumber gol yang berasal dari bek, striker, gelandang, hingga tekanan kolektif yang memaksa lawan melakukan kesalahan sendiri.
Di sisi lain, Serbia mendapatkan pekerjaan rumah besar, terutama dalam menjaga organisasi pertahanan dan konsentrasi setelah unggul. Kekalahan 1-5 setelah sempat memimpin lebih dulu menjadi alarm serius yang harus segera dibenahi.
Bagi Meksiko, kemenangan ini bukan sekadar hasil persahabatan. Ini adalah pernyataan bahwa El Tri memiliki kualitas, kedalaman skuad, dan karakter untuk bersaing menghadapi tantangan yang lebih besar di level internasional.
(fotmob/ai/hm27)
BERITA TERPOPULER
























