Gregoria Siap Bangkit di Japan Masters dan Australian Open 2025

Pebulu tangkis putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung. (foto:antara/mistar)
Jakarta, MISTAR.ID
Setelah menyelesaikan tur Eropa yang penuh tantangan, tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung siap menatap dua turnamen besar berikutnya, yakni Kumamoto Japan Masters 2025 pada 11–16 November, dan Australian Open 2025 pada 18–23 November.
Dua turnamen beruntun ini menjadi kesempatan bagi Gregoria untuk bangkit dan menutup musim dengan catatan positif.
Gregoria mengaku tak ingin membebani diri dengan target muluk. Fokus utamanya adalah memperbaiki permainan dan menunjukkan progres nyata di lapangan.
“Secara permainan aku ingin lebih baik, dan aku berharap hasilnya juga bisa lebih bagus dibanding dua turnamen kemarin,” ujar Gregoria saat ditemui seusai latihan, seperti dilansir, Jumat (7/11/2025).
Ia menambahkan, bukan hanya dari sisi teknik, tetapi juga aspek mental dan fisik yang ingin ia benahi.
“Aku ingin bisa menunjukkan perubahan dalam hal mental, fisik, dan cara bermain. Itu yang sedang aku kejar sekarang,” lanjutnya dengan nada optimistis.
Gregoria menilai bahwa bermain dengan perasaan “mengejar” membuatnya lebih lepas dan berani mengambil risiko di lapangan.
“Sekarang mentalku lebih ke posisi mengejar. Kadang justru itu lebih enak karena bisa main tanpa beban. Soalnya mempertahankan posisi itu jauh lebih susah dibanding mengejar,” tutur pebulu tangkis berusia 26 tahun itu sambil tersenyum.
Pelatih tunggal putri pelatnas PBSI juga menyebut, Gregoria berada dalam kondisi baik dan siap bersaing di dua turnamen tersebut. Fokus latihan saat ini diarahkan untuk mempertajam pola serangan serta memperkuat daya tahan di pertandingan panjang.
Momentum Kebangkitan
Performa Gregoria sepanjang 2025 sempat naik turun, namun ia tetap menunjukkan konsistensi di beberapa turnamen besar, termasuk French Open dan Denmark Open. Kini, Japan Masters dan Australian Open menjadi momentum penting untuk menutup musim dengan hasil menggembirakan.
Dua turnamen ini juga menjadi bagian dari persiapan menuju World Tour Finals 2025, di mana Gregoria masih berpeluang lolos jika mampu menembus semifinal atau final di salah satu turnamen tersebut.
Dengan tekad besar dan semangat pantang menyerah, Gregoria berharap bisa membawa pulang hasil membanggakan bagi Indonesia.
“Semoga kali ini aku bisa tampil lebih percaya diri dan menikmati setiap pertandingan,” tutupnya. (hm16)
BERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER






















