FCSB Lakukan Comeback Gila! Tumbangkan Feyenoord 4-3 Lewat Drama Menit Akhir

Ilustrasi, FCSB Lakukan Comeback Gila! Tumbangkan Feyenoord 4-3 Lewat Drama Menit Akhir. (foto:fotmob/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Duel FCSB vs Feyenoord pada lanjutan Liga Europa 2025/2026 di Arena Nationala, Jumat (12/12/2025) pagi WIB, menghadirkan drama tujuh gol yang mengguncang. FCSB memastikan kemenangan 4–3 melalui gol penentu Florin Tanase di detik akhir pertandingan, usai bangkit dari ketertinggalan 1–3. Pertandingan ini menjadi salah satu laga paling spektakuler fase grup musim ini.
FCSB membuka laga dengan agresif, dan pada menit ke-11, Siyabonga Ngezana memecah kebuntuan lewat sundulan keras memanfaatkan umpan Risto Radunovic. Feyenoord kemudian merespons cepat. Casper Tengstedt menyamakan skor di menit 41, sebelum Quinten Timber membalikkan keadaan menjadi 1–2 di menit 44 lewat tandukan jarak dekat. Dominasi Feyenoord berlanjut di awal babak kedua ketika Leo Sauer memperbesar keunggulan menjadi 1–3 melalui skema serangan terobosan.
Tertinggal dua gol di kandang sendiri, FCSB mengubah pendekatan menjadi lebih direct dan agresif. Juri Cisotti yang tampil energik menjadi motor kebangkitan. Pada menit ke-54, ia mengirimkan umpan silang matang yang dituntaskan Mihai Toma. Stadion kembali hidup, dan gelombang tekanan pun tercipta. Puncaknya, menit ke-87, Valentin Cretu melepaskan umpan silang yang disundul Mamadou Thiam ke pojok kiri gawang, membuat skor imbang 3–3.
Drama terbesar hadir pada masa injury time. Saat menit menunjukkan 90+5, Juri Cisotti kembali jadi kreator lewat cutback akurat yang disambar Florin Tanase dari jarak dekat. Gol itu memecahkan kebuntuan dan memastikan comeback spektakuler 4–3 untuk FCSB. Arena Nationala pecah dalam euforia.
Pergantian pemain menjadi kunci perubahan. Masuknya Cretu, Toma, Edjouma, dan Graovac memberikan dampak instan, terutama dalam variasi serangan sayap. Di sisi lain, Feyenoord terlihat kehilangan stabilitas setelah beberapa pemainnya mengalami cedera, termasuk Gijs Smal dan Leo Sauer. Transisi bertahan mereka melemah dan memberi ruang bagi FCSB untuk menekan lebih agresif.
Dengan kemenangan ini, FCSB tidak hanya mengamankan tiga poin krusial, tetapi juga mengirim pesan kuat sebagai tim dengan mentalitas baja. Sementara itu, Feyenoord harus mengevaluasi kembali konsentrasi mereka, terutama dalam menjaga struktur permainan pada menit-menit akhir.
Pertandingan ini layak dikenang sebagai salah satu duel paling dramatis di Liga Europa musim ini—sebuah pertempuran mental, strategi, dan determinasi yang menghadirkan klimaks luar biasa di detik-detik terakhir.
(fotmob/ai/hm27)


















