Sunday, July 19, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Drama Injury Time! Australia U-23 Jungkalkan Irak U-23 2–1 di Piala AFC U-23

Mistar.idRabu, 14 Januari 2026 pukul 20.38 WIB
drama_injury_time_australia_u23_jungkalkan_irak_u23_21_di_piala_afc_u23

Ilustrasi, Australia U-23 Jungkalkan Irak U-23 2–1 di Piala AFC U-23. (foto:google/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Laga ketiga Grup D Piala AFC U-23 2026 antara Irak U-23 vs Australia U-23 menyuguhkan drama tingkat tinggi hingga detik terakhir. Bertanding di Prince Faisal bin Fahd Stadium, Rabu (14/1/2026) malam WIB, Australia U-23 sukses mencuri kemenangan 2–1, meski sempat tertinggal lebih dulu lewat gol penalti Irak.

Kemenangan ini menjadi bukti kuat mentalitas dan daya juang Australia U-23, sekaligus meninggalkan luka mendalam bagi Irak U-23 yang gagal mempertahankan keunggulan di masa injury time.

Babak Pertama: Adu Disiplin Tanpa Gol

Sejak menit awal, pertandingan berlangsung dengan tempo tinggi dan tensi ketat. Irak U-23 dan Australia U-23 sama-sama bermain disiplin, mengandalkan organisasi pertahanan dan transisi cepat.

Irak tampil lebih sabar membangun serangan dari lini tengah, sementara Australia mengandalkan kecepatan sayap dan tekanan agresif. Meski tercipta beberapa peluang, rapatnya pertahanan kedua tim membuat babak pertama berakhir imbang 0–0.

Penalti Irak U-23 Buka Harapan Kemenangan

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-63. Irak U-23 mendapat hadiah penalti usai pelanggaran di area terlarang. Amoori Faisal Mutshar Al Lami yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna.

Tendangan tenang ke titik penalti membuat Irak unggul 1–0, sekaligus meningkatkan kepercayaan diri skuad muda Singa Mesopotamia untuk mengamankan tiga poin penting.

Titik Balik di Injury Time: Australia Menggila

Saat kemenangan tampak di depan mata Irak, Australia justru menunjukkan karakter sejati mereka.

Pada menit 90+3, Yaya Dukuly muncul sebagai penyelamat. Menerima umpan akurat dari Rawlins, Dukuly sukses menaklukkan kiper Irak dan menyamakan skor menjadi 1–1. Gol ini mengubah atmosfer stadion dan memukul mental Irak.

Drama belum usai.

Di menit 90+8, Australia melakukan serangan terakhir. Mathias Langeland Macallister memanfaatkan umpan matang dari Jovanovic dan mencetak gol kemenangan. Skor berbalik 1–2, membuat bangku cadangan Australia meledak dalam selebrasi.

Wasit mengakhiri laga pada menit 90+10, memastikan Australia U-23 membawa pulang kemenangan dramatis.

Sorotan Unggulan dan Fakta Menarik

Australia U-23 menunjukkan mental baja dengan mencetak dua gol di masa injury time, sebuah pencapaian yang menegaskan kualitas fisik dan fokus hingga menit akhir.

Gol penyeimbang dari Yaya Dukuly menjadi momen krusial yang mengubah jalannya pertandingan, sementara Mathias Langeland Macallister tampil sebagai pahlawan kemenangan.

Sebaliknya, Irak U-23 kembali menelan pil pahit akibat kegagalan menjaga konsentrasi di menit-menit akhir, meski tampil solid hampir sepanjang laga.

Pertandingan ini juga menegaskan bahwa Piala AFC U-23 2026 bukan sekadar ajang pembinaan, tetapi panggung kompetitif dengan tekanan dan drama setara level senior.

Dampak Besar bagi Persaingan Grup D

Kemenangan ini memperbesar peluang Australia U-23 untuk melaju ke babak gugur dan memperketat persaingan di Grup D. Sementara itu, Irak U-23 harus segera bangkit dan berharap hasil laga lain berpihak jika ingin menjaga asa lolos.

Kesimpulan: Laga Irak U-23 vs Australia U-23 akan dikenang sebagai salah satu pertandingan paling dramatis di fase grup Piala AFC U-23 2026. Dua gol Australia di injury time bukan hanya membalikkan skor, tetapi juga menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya konsistensi dan mental juara hingga peluit akhir berbunyi.

(berbagaisumber/ai/hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN