Monday, July 20, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Drama Dua Penalti dan 7 Kartu Kuning! Indonesia U-17 Taklukkan Honduras 2-1 di Piala Dunia U-17 2025

Mistar.idSelasa, 11 November 2025 pukul 09.03 WIB
drama_dua_penalti_dan_7_kartu_kuning_indonesia_u17_taklukkan_honduras_21_di_piala_dunia_u17_2025

Ilustrasi, Dua Penalti dan 7 Kartu Kuning! Indonesia U-17 Taklukkan Honduras 2-1 di Piala Dunia U-17 2025. (foto:google/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Timnas Indonesia U-17 mencatat kemenangan dramatis atas Honduras U-17 dengan skor 2-1 dalam laga pamungkas Grup H Piala Dunia U-17 2025 yang digelar di Aspire Academy Pitch 2, Senin (10/11/2025) malam WIB.

Pertandingan ini menjadi sorotan karena diwarnai dua penalti, tujuh kartu kuning, dan tensi tinggi sepanjang laga.

Babak Pertama: Ketat dan Penuh Tekanan

Dari awal pertandingan, kedua tim bermain dengan tempo tinggi dan penuh kehati-hatian. Honduras mencoba menekan lewat sayap kanan, sementara Indonesia fokus menjaga keseimbangan permainan di lini tengah melalui duet Evandra Florasta dan Fadly Alberto.

Namun, laga baru berjalan lima menit ketika Mike Anderson Arana Melendez, gelandang Honduras, mendapat kartu kuning pertama akibat pelanggaran keras.

Indonesia berusaha membalas lewat skema serangan cepat, tetapi belum mampu menembus pertahanan lawan. Menit ke-39, Putu Panji, bek Indonesia, ikut diganjar kartu kuning setelah menghentikan pergerakan striker Honduras.

Hingga turun minum, skor masih 0-0, dengan kedua tim sama-sama kesulitan menciptakan peluang bersih.

Babak Kedua: Dua Penalti dan Gol Penentu Fadly Alberto

Drama sesungguhnya terjadi di babak kedua. Pada menit ke-49, wasit menunjuk titik putih untuk Indonesia setelah VAR mengonfirmasi adanya pelanggaran di kotak penalti Honduras.

Tiga menit kemudian, Evandra Florasta sukses mengeksekusi penalti dan membawa Garuda Muda unggul 1-0.

Keunggulan itu tak bertahan lama. Honduras mendapat penalti balasan di menit ke-54, yang dieksekusi dengan baik oleh Luis Suazo, mengubah skor menjadi 1-1.

Tak lama kemudian, David Alexander Flores Ramirez dari Honduras juga diganjar kartu kuning karena pelanggaran.

Momentum Indonesia kembali datang di menit ke-72. Fadly Alberto tampil sebagai pahlawan setelah menyelesaikan umpan matang untuk menutup skor 1-2.

Tensi Tinggi di Akhir Laga

Menjelang peluit panjang, laga berlangsung panas. Empat pemain Indonesia mendapat kartu kuning tambahan di masa injury time: Fabio Azka (90+3’), Fadly Alberto (90+4’), dan Algazani Dwi (90+7’).

Sementara dari kubu Honduras, Reagan Jerency Bodden Diaz ikut menerima kartu kuning di menit ke-89. Total, tujuh kartu kuning mewarnai duel keras ini.

Analisis: Karakter Garuda Muda yang Makin Matang

Kemenangan ini tidak hanya soal tiga poin, tetapi juga bukti kematangan karakter dan disiplin taktik pemain muda Indonesia.

Meski di bawah tekanan, skuad Garuda Muda tetap fokus dan memanfaatkan peluang secara efektif. Evandra Florasta tampil dominan di lini tengah, sementara Fadly Alberto kembali menunjukkan ketajamannya sebagai finisher.

Pertahanan Indonesia juga patut diapresiasi. Di bawah koordinasi Putu Panji dan Fabio Azka, lini belakang mampu menahan gelombang serangan Honduras hingga akhir laga.

Kemenangan 2-1 ini menjadi modal penting bagi Garuda Muda untuk melangkah lebih jauh di Piala Dunia U-17 2025. Mereka tak hanya membawa kemenangan, tapi juga menunjukkan identitas permainan yang semakin dewasa dan penuh determinasi.

Pertandingan Menegangkan di Grup H

Laga antara Honduras U-17 vs Indonesia U-17 menjadi salah satu pertandingan paling menegangkan di Grup H. Dua penalti dan tujuh kartu kuning menunjukkan betapa kerasnya duel ini.

Namun, di tengah tekanan itu, Indonesia tampil tangguh, tak hanya menang skor, tapi juga dalam mental dan karakter. (*/ai/hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN