Dari Dihujat ke Pahlawan! Jonathan David Antar Juventus Menang Telak 3-0 di Kandang Sassuolo

Bek Timnas Indonesia Jay Idzes (kiri) membayangi Fabio Miretti dalam laga Liga Italia 2025-2026 Sassuolo vs Juventus di Stadion Mapei, 6 Januari 2026.(Foto: AFP/MARCO BERTORELLO)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Juventus meraih hasil meyakinkan saat bertandang ke markas Sassuolo pada lanjutan pekan ke-19 Serie A 2025/2026. Bertanding di Mapei Stadium, Rabu (7/1/2026), Bianconeri pulang dengan kemenangan telak 3-0.
Sejak awal laga, Juventus tampil dominan dan langsung mengambil inisiatif serangan. Kenan Yildiz sempat mengancam melalui aksi individu, namun kiper Sassuolo Arijanet Muric masih mampu mengamankan gawangnya.
Gol Bunuh Diri Buka Keunggulan Juventus
Keunggulan tim tamu hadir pada babak pertama melalui gol bunuh diri Tarik Muharemovic. Tekanan bertubi-tubi Juventus membuat lini belakang Sassuolo kehilangan konsentrasi, hingga bola justru bersarang di gawang sendiri.
Memasuki babak kedua, Juventus tampil semakin percaya diri. Fabio Miretti menggandakan keunggulan sebelum Jonathan David memastikan kemenangan lewat gol ketiga, sekaligus mengunci tiga poin penuh bagi tim asuhan Massimiliano Allegri.
Juventus Kokoh di Empat Besar
Tambahan tiga poin ini membuat Juventus semakin kokoh di peringkat keempat klasemen sementara Serie A dengan koleksi 36 poin. Sementara itu, Sassuolo harus puas tertahan di posisi ke-10 dengan raihan 23 angka.
Jonathan David Tampil Gemilang Usai Gagal Penalti
Nama Jonathan David menjadi sorotan utama dalam laga ini. Striker asal Kanada tersebut sebelumnya mendapat kritik tajam usai gagal mengeksekusi penalti saat Juventus ditahan Lecce akhir pekan lalu.
Pada laga Sabtu (4/1/2026) di Turin, David membuang peluang emas ketika tendangan penaltinya ke arah tengah mampu digagalkan kiper Wladimiro Falcone. Kegagalan itu terasa semakin menyakitkan karena ia sedang mengalami paceklik gol.
Sebelum laga melawan Sassuolo, gol terakhir David tercatat terjadi saat menghadapi Pafos di Liga Champions pada 10 Desember, sementara gol terakhirnya di Serie A bahkan tercipta pada Agustus lalu.
Statistik Impresif dan Penghargaan Pemain Terbaik
Namun di Mapei Stadium, Jonathan David tampil impresif. Data Whoscored mencatat ia melepaskan tiga tembakan, menciptakan enam umpan kunci, serta berkontribusi dalam bertahan dengan dua tekel sukses dan dua intersep selama 75 menit bermain.
Performa solid tersebut membuat David dinobatkan sebagai man of the match oleh pihak Serie A.
“Gol itu datang di momen yang tepat untuk saya dan tim. Yang terpenting adalah kami kembali ke jalur kemenangan,” ujar David kepada DAZN Italia usai pertandingan.
Ia juga menyinggung kegagalan penaltinya pada laga sebelumnya. “Hal yang paling menyakitkan bagi saya adalah rasanya seperti kalah, meskipun hasilnya imbang. Kemenangan adalah yang terpenting,” tambahnya.
Fokus Laga Berikutnya
Kebangkitan Jonathan David menjadi sinyal positif bagi Juventus. Ketajamannya diharapkan kembali berlanjut saat Bianconeri menjamu Cremonese pada Selasa (13/1/2026) mendatang, dalam upaya terus menempel papan atas klasemen Serie A.
BERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER




















