Thursday, October 22, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Carrick Akui Penampilan MU Tidak Dapat Diterima

Mistar.idKamis, 22 Oktober 2026 pukul 15.02 WIB
carrick_akui_penampilan_mu_tidak_dapat_diterima

Michael Carrick meminta maaf kepada fans MU seusai pertandingan menghadapi Como, Kamis (21/10/2026). (foto: Getty Images via Daily Mail)

Como, MISTAR.ID - Pelatih Manchester United (MU), Michael Carrick, mengaku marah dan kecewa setelah timnya dibantai Como 1-4 dalam lanjutan Liga Champions di Stadio Giuseppe Sinigaglia, Kamis (22/10/2026) dini hari WIB.

Carrick menilai para pemain gagal menunjukkan intensitas, motivasi, dan tujuan permainan yang seharusnya menjadi bagian mendasar dalam setiap pertandingan.

“Saya marah, sejujurnya. Seluruh hidup saya berkaitan dengan klub ini. Saya tidak menyukai apa yang saya lihat malam ini,” kata Carrick, seperti dilansir Daily Mail.

Mantan gelandang MU itu menegaskan, persoalan timnya tidak semata-mata berkaitan dengan sistem atau pendekatan taktik. Menurutnya, para pemain harus memiliki kemauan untuk terus berlari, baik ketika menyerang maupun saat membantu pertahanan.

“Tidak peduli sistem atau taktik apa yang digunakan. Jika Anda tidak berlari ke depan dan tidak berlari kembali, Anda tidak akan menang,” ujarnya.

Carrick mengakui dirinya bertanggung jawab atas performa tim secara keseluruhan. Namun, ia menegaskan bahwa setiap pemain juga harus bertanggung jawab atas penampilan yang dinilainya jauh di bawah standar Manchester United.

“Saya sepenuhnya bertanggung jawab atas tim dan penampilan secara keseluruhan. Itu berakhir pada saya dan saya menerimanya,” katanya.

Ia menilai para pemain tidak bisa memilih kapan harus tampil maksimal dan memberikan segalanya di lapangan. Tanpa intensitas dan konsistensi, MU akan kesulitan meraih kemenangan secara reguler.

Ketegangan juga terlihat ketika kapten MU, Bruno Fernandes, ditarik keluar pada menit ke-66. Fernandes tampak menggelengkan kepala dengan ekspresi kecewa saat berjalan menuju bangku cadangan.

Selain mengkritik penampilan tim, Carrick menyampaikan permintaan maaf kepada para pendukung MU yang telah melakukan perjalanan ke Italia untuk menyaksikan pertandingan tersebut.

Usai laga, ia berjalan melintasi lapangan dan mengangkat kedua tangannya ke arah suporter sebagai bentuk permintaan maaf. Sikap serupa kembali disampaikannya ketika berbicara kepada media.

“Saya sangat peduli kepada para pendukung ini. Mereka adalah denyut nadi klub sepak bola ini dan akan selalu demikian,” ujarnya.

Carrick mengaku kecewa karena para pendukung harus menyaksikan penampilan yang tidak mencerminkan standar klub.

“Saya harus meminta maaf atas penampilan kami dan atas segala upaya yang mereka lakukan untuk datang ke sini malam ini. Saya turut merasakan kekecewaan mereka. Tidak ada alasan untuk penampilan seperti itu dan itu sepenuhnya tidak dapat diterima,” tegasnya. (*)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN