Friday, October 23, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

540 Atlet Ikuti MIS Open 2026 di Medan, Rebutkan Piala Gubernur Sumut

Mistar.idJumat, 23 Oktober 2026 pukul 14.44 WIB
540_atlet_ikuti_mis_open_2026_di_medan_rebutkan_piala_gubernur_sumut

Pembukaan kejuaraan Medan Inline Skate (MIS) Open 2026 yang memperebutkan Piala Gubernur Sumatera Utara. (Foto: Iqbal/Mistar)

Medan, MISTAR.ID (23/10/2026) — Sebanyak 540 atlet sepatu roda dari sejumlah provinsi di wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) akan bertanding dalam kejuaraan Medan Inline Skate (MIS) Open 2026 yang memperebutkan Piala Gubernur Sumatera Utara.

Sebanyak 540 peserta akan menjajal lintasan arena sepatu roda yang berada di kawasan Sport Center Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Sumatera Utara, Jalan Willem Iskandar. Kejuaraan ini berlangsung pada 23–25 Oktober 2026.

Kepala Dispora Sumut, Mahfullah Pratama Daulay, mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut mendukung kegiatan tersebut dengan menyediakan uang pembinaan bagi para juara senilai total ratusan juta rupiah.

"Ini memperebutkan Piala Gubernur Sumut. Oleh karena itu, Pemprov Sumut mendukung dengan uang pembinaan dari provinsi, totalnya kurang lebih Rp200 juta," ujarnya kepada Mistar saat pembukaan MIS Open 2026, Jumat (23/10/2026) siang.

Meski tidak dihadiri langsung Gubernur Sumut, Mahfullah mengatakan Pemprov Sumut mendukung penuh kejuaraan tersebut.

"Pak Gubernur sedang mendampingi Pak Kapolri di Belawan, tetapi memang Pak Gubernur mendukung kegiatan ini. Ini rata-rata pesertanya berusia pelajar, jadi dukungan ini semacam beasiswa sekaligus merangsang agar atlet-atlet lebih kompetitif," ucapnya.

Pria yang akrab disapa Ipunk itu mengatakan ajang ini menjadi momentum untuk melihat kemampuan klub-klub asal Sumut. Menurutnya, klub-klub asal Sumut mampu bersaing dalam kejuaraan tersebut.

"Kejuaraan ini sifatnya open, artinya klub-klub dari provinsi mana saja bisa ikut. Akhirnya, diputuskan bahwa peserta yang ikut berasal dari provinsi-provinsi di Sumbagut saja. Nah, harapan kita, klub-klub bisa bersaing. Nanti kita lihat juga apakah klub Sumut bisa menjadi juara umum atau tidak," ujarnya.

"Kalau misalnya diboyong provinsi lain, berarti kita harus melakukan evaluasi karena artinya prestasi kita masih di bawah. Sebaliknya, kalau di Sumbagut kita bisa meraih juara, selanjutnya kita bisa bersaing di tingkat regional dan nasional. Inilah rangkaian dari upaya mengembangkan prestasi atlet," tutur Ipunk.

Sekretaris Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi), Suranto, berharap kejuaraan tersebut dapat melahirkan bibit-bibit atlet berkualitas.

"Harapan kami, ajang ini bisa melahirkan atlet-atlet potensial, paling tidak untuk Sumut. Ini juga bisa menjadi wadah uji coba. Daerah-daerah luar juga banyak yang datang, ada 500 lebih peserta yang ikut. Kita berharap ajang ini bisa melahirkan atlet-atlet kita yang berkualitas," katanya. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN