Wednesday, October 21, 2026
home_banner_first
NASIONAL

Prabowo Ibaratkan Kabinet Seperti Tim Sepak Bola, Pemain Cadangan Diminta Bersabar

Mistar.idRabu, 21 Oktober 2026 pukul 21.13 WIB
prabowo_ibaratkan_kabinet_seperti_tim_sepak_bola_pemain_cadangan_diminta_bersabar

Presiden Prabowo Subianto saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna, Istana Negara, Jakarta, Rabu (21/10/2026). (Foto: Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden)

Jakarta, MISTAR.ID - Presiden RI Prabowo Subianto mengibaratkan Kabinet Merah Putih seperti tim sepak bola yang memiliki pemain inti dan cadangan. Ia meminta pejabat yang belum mendapat peran lebih besar dalam pemerintahan untuk bersabar menunggu giliran.

“Yang cadangan jangan frustrasi. Pada saatnya saudara akan kita mainkan,” ujar Prabowo.

Ia menjelaskan, seluruh anggota kabinet memiliki kesempatan untuk berkontribusi dalam pemerintahan. Namun, tidak semua pejabat harus langsung mendapat peran sejak awal masa pemerintahan.

Prabowo juga mengibaratkan masa jabatan lima tahun pemerintahannya sebagai pertandingan sepak bola yang terdiri dari dua babak. Menurut dia, pemerintahan saat ini bahkan belum mencapai waktu istirahat atau half-time.

“Ibarat ini pertandingan sepak bola, kita sesungguhnya belum sampai ke half-time. Apa itu half-time? Ya, kita belum selesai satu babak. Kita ini lima tahun, jadi dua setengah tahun baru, ya babak pertama,” katanya.

Ia kembali meminta para pejabat yang merasa belum mendapat kesempatan untuk tetap tenang karena masih ada waktu untuk mengambil peran dalam pemerintahan.

“Jadi ini masih babak pertama. Jadi tenang-tenang saja para pemain cadangan yang saya sudah lihat gelisah. Kapan saya dimainkan?” kata Prabowo.

Selain menyinggung pembagian peran di kabinet, Prabowo juga menyoroti kondisi kesehatan para pejabat. Ia mengaku prihatin karena pada babak pertama pemerintahan sudah ada anggota kabinet yang harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Karena itu, ia meminta Menteri Kesehatan mengupayakan pemeriksaan kesehatan yang lebih teliti bagi para menteri, wakil menteri, dan kepala badan.

“Ini yang kita waspadai. Saya minta Menteri Kesehatan, coba menteri-menteri, wakil menteri, kepala badan mungkin diundang check-up yang lebih teliti lagi,” ujar Prabowo. (hm25/antara)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN