KPK Tetapkan Tersangka dalam Dua OTT Pajak dan Bea Cukai, Identitas Segera Diumumkan

Gedung KPK (Foto: Istimewa/Mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan status tersangka dalam dua operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat pejabat pajak di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, serta aparat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai di Jakarta. Identitas para tersangka dijadwalkan akan diumumkan secara resmi dalam waktu dekat.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa penetapan status hukum dilakukan setelah gelar perkara yang dilaksanakan dalam batas waktu 1x24 jam sejak penangkapan.
“KPK telah melakukan ekspose dan menetapkan status hukum kepada pihak-pihak yang diamankan. Konstruksi perkara dan identitas tersangka akan kami sampaikan secara lengkap dalam konferensi pers sore ini,” ujar Budi kepada wartawan, Kamis (5/2/2026).
OTT Pajak di Banjarmasin: Libatkan Kepala KPP Madya
Dalam OTT yang dilakukan di KPP Madya Banjarmasin, KPK mengamankan tiga orang. Dua di antaranya merupakan petugas pajak, termasuk Kepala KPP Madya Banjarmasin, sementara satu lainnya berasal dari pihak swasta.
“Pihak swasta tersebut merupakan perwakilan PT BKB, wajib pajak di sektor perkebunan kelapa sawit, yang tengah mengurus proses restitusi pajak,” jelas Budi.
OTT ini diduga berkaitan dengan pengurusan restitusi pajak bernilai miliaran rupiah, yang saat ini masih didalami penyidik KPK.
OTT Bea Cukai Jakarta: 17 Orang Diamankan
Sementara itu, dalam OTT terpisah di lingkungan Ditjen Bea dan Cukai Jakarta, KPK mengamankan 17 orang. Dari jumlah tersebut, 12 orang merupakan pegawai Bea Cukai, sedangkan lima lainnya berasal dari pihak swasta, yakni PT BR.
“Tim KPK telah mengamankan total 17 orang, yang saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif,” kata Budi.
OTT di Bea Cukai ini diduga berkaitan dengan pengurusan kegiatan impor yang melibatkan pihak swasta dan aparatur negara.
KPK Dalami Dua Perkara Sekaligus
KPK mengonfirmasi bahwa kedua OTT tersebut dilakukan pada hari yang sama. Seluruh pihak yang diamankan telah dibawa ke Gedung KPK di Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.
Penyidik saat ini masih mendalami peran masing-masing pihak, aliran dana, serta dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi dalam dua perkara tersebut.
KPK memastikan akan menyampaikan secara terbuka kronologi lengkap, konstruksi perkara, serta nama-nama tersangka dalam konferensi pers resmi yang dijadwalkan pada sore hari.
BERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER




















