Friday, June 5, 2026
home_banner_first
NASIONAL

Kemenhub Prediksi 143 Juta Orang Mudik Lebaran 2026, Jawa Tengah Jadi Tujuan Terbanyak

Mistar.idSenin, 16 Maret 2026 11.43
AN
kemenhub_prediksi_143_juta_orang_mudik_lebaran_2026_jawa_tengah_jadi_tujuan_terbanyak

Kendaraan pemudik melintas untuk masuk ke Gerbang Tol Cikampek Utama, Karawang, Jawa Barat, Minggu (15/3/2026). (Foto: Antara Foto/Fakhri Hermansyah)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID

Kementerian Perhubungan memprediksi sebanyak 143,91 juta orang atau sekitar 50,60 persen penduduk Indonesia akan melakukan perjalanan mudik pada momen Lebaran 2026.

Prediksi tersebut berdasarkan hasil survei nasional yang dilakukan oleh Badan Kebijakan Transportasi (BKT) Kemenhub. Dari hasil survei tersebut, tujuan mudik paling banyak diperkirakan mengarah ke Jawa Tengah.

Pergerakan pemudik terbesar diprediksi berasal dari Jawa Barat sebanyak 30,97 juta orang, diikuti DKI Jakarta sebanyak 19,93 juta orang, serta Jawa Timur sebanyak 17,12 juta orang.

Sementara dari sisi tujuan perjalanan, arus mudik terbesar diperkirakan menuju Jawa Tengah sebanyak 38,71 juta orang. Selanjutnya menuju Jawa Timur sebanyak 27,29 juta orang dan Jawa Barat sebanyak 25,09 juta orang.

Di sisi lain, Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyebut puncak arus mudik Lebaran 2026 diprediksi terjadi dua kali. Hal itu disampaikan dalam rapat lintas sektoral terkait persiapan kelancaran arus mudik dan balik Idulfitri.

Menurut Sigit, puncak arus mudik pertama diperkirakan terjadi pada 14-15 Maret 2026. Kemudian puncak arus mudik kedua diprediksi berlangsung pada 18-19 Maret 2026.

“Prediksi puncak arus mudik gelombang pertama kemungkinan terjadi pada 14-15 Maret. Kemudian pemerintah melaksanakan kebijakan work from anywhere. Sementara puncak arus mudik kedua diperkirakan terjadi pada 18-19 Maret,” ujarnya.

Ia menambahkan, pada periode tersebut juga bertepatan dengan perayaan Hari Raya Nyepi sehingga diperlukan pengaturan khusus penyeberangan antara Jawa Timur dan Bali untuk menghormati umat Hindu yang menjalankan ibadah.

Selain arus mudik, Polri juga memprediksi puncak arus balik Lebaran 2026 akan terjadi dua kali. Puncak arus balik pertama diperkirakan pada 24-25 Maret 2026, sedangkan puncak arus balik kedua diprediksi berlangsung pada 28-29 Maret 2026.

Untuk mendukung kelancaran perjalanan masyarakat, pemerintah juga menyiapkan sejumlah ruas tol yang akan dibuka secara fungsional selama periode mudik Lebaran. Ruas tol tersebut dapat dilalui secara gratis guna membantu mengurai kepadatan lalu lintas.

Berdasarkan data dari Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), terdapat sekitar 10 ruas tol fungsional yang akan dibuka sementara selama Lebaran. Ruas tol tersebut tersebar di Pulau Sumatera, Jawa, dan Kalimantan.

Di Pulau Sumatera, tol yang dibuka antara lain ruas Tol Sigli-Banda Aceh seksi Padang Tiji-Seulimeum sepanjang 24,67 kilometer, Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat seksi Sinaksak-Pematangsiantar sepanjang 12,86 kilometer, serta Tol Palembang-Betung sepanjang 53,2 kilometer.

Sementara di Pulau Jawa, ruas tol yang dibuka fungsional meliputi Tol Serang-Panimbang seksi Rangkasbitung-Cileles sepanjang 24,17 kilometer, Tol Ciawi-Sukabumi seksi Cibadak-Akses Karangtengah sepanjang 4,9 kilometer, serta Tol Jakarta-Cikampek II Selatan sepanjang 52 kilometer yang difungsikan untuk arus balik menuju Jakarta.

Selain itu, pemerintah juga membuka fungsional Tol Yogyakarta-Bawen sepanjang 4,98 kilometer, Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulonprogo sepanjang 12,23 kilometer, dan Tol Probolinggo-Banyuwangi sepanjang 49,68 kilometer.

Sedangkan di Pulau Kalimantan, pemerintah membuka fungsional Tol Balikpapan-Ibu Kota Nusantara sepanjang 50,23 kilometer yang akan beroperasi dua arah selama periode mudik Lebaran. (hm25)


BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN