Sunday, April 6, 2025
home_banner_first
NASIONAL

Ini Penyebab Pesawat Lion Air Berputar-putar di Langit Binjai

journalist-avatar-top
Selasa, 12 Maret 2024 07.57
ini_penyebab_pesawat_lion_air_berputar_putar_di_langit_binjai

ini penyebab pesawat lion air berputar putar di langit binjai

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Sebuah pesawat Lion Air yang membawa jemaah umroh berputar-putar di langit Kota Binjai, Senin (11/3/24). Setelah belasan kali mengitari langit Binjai, pesawat yang belakangan diketahui dari maskapai Lion Air itu mendarat di Bandara Kualanamu.

Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro mengatakan, pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT-106 dari Surabaya menuju Jeddah melakukan pengalihan pendaratan ke Bandar Udara Internasional Kualanamu.

“Hal ini dilakukan karena adanya perubahan waktu berlakunya pemberitahuan resmi (NOTAM) dari otoritas di Sri Lanka yang menyatakan penutupan sementara wilayah udara di sana,” ujar Danang, dalam keterangannya, Selasa (12/3/24).

Danang mengatakan, pengalihan pendaratan ke bandar udara alternatif merupakan prosedur standar dalam operasional penerbangan yang bertujuan untuk memastikan keamanan dan keselamatan penerbangan.

Baca Juga : Ponsel Penumpang Terbakar, Lion Air Gagal Terbang

Danang kemudian memastikan bahwa pendaratan di bandara alternatif itu bukan karena masalah teknis pesawat. Termasuk saat pesawat berputar-putar sebelum mendarat di Bandara Kualanamu.

“Pengalihan pendaratan di bandar udara alternatif ini bukan disebabkan oleh masalah teknis pada pesawat. Sebelum mendarat, pesawat melakukan holding (terbang mengelilingi) di udara untuk beberapa waktu dengan tujuan mengurangi berat pesawat melalui pemakaian bahan bakar. Hal ini adalah langkah yang diambil agar pendaratan sesuai dengan limitasi pesawat (berat pesawat saat melakukan pendaratan),” jelasnya.

Setelah mendarat di Bandara Kualanamu, pesawat menunggu wilayah udara Sri Lanka dibuka. Pesawat itu kemudian melanjutkan perjalanan menuju Jeddah setelah wilayah udara di Sri Lanka dibuka kembali dan dianggap aman untuk dilayani (dilalui rute penerbangan).

REPORTER: