Friday, June 5, 2026
home_banner_first
NASIONAL

Dompet Dhuafa Gelar Pelatihan Tukang Ahli untuk Penyintas Bencana di Aceh Tengah

Mistar.idSelasa, 17 Maret 2026 19.24
journalist-avatar-top
dompet_dhuafa_gelar_pelatihan_tukang_ahli_untuk_penyintas_bencana_di_aceh_tengah

Pelatihan tukang ahli untuk penyintas bencana di Aceh Tengah yang dilakukan Dompet Dhuafa Waspada. (foto: istimewa/mistar)

news_banner

Aceh Tengah, MISTAR.ID

Dompet Dhuafa melalui Institut Kemandirian menyelenggarakan program Pelatihan Sekolah Tukang Ahli bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatra. Program ini berlangsung di Desa Gewat dan Desa Patan Nangka, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, sebagai upaya pemulihan ekonomi sekaligus pemberdayaan masyarakat pascabencana.

Pelatihan selama 15 hari yang digelar di bulan Ramadan ini diikuti 21 warga terdampak. Para peserta memperoleh pembekalan keterampilan dasar hingga menengah di bidang konstruksi bangunan, yang dapat langsung diterapkan dalam proses pembangunan kembali rumah mereka.

Selain teori, peserta juga melakukan praktik langsung teknik pembangunan rumah yang aman dan layak huni. Tujuannya agar peserta memiliki kemampuan yang membuka peluang kerja baru sekaligus mendukung pemulihan kehidupan masyarakat di wilayah terdampak.

Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Waspada, Sulaiman, menjelaskan program ini tidak hanya memberikan bantuan fisik, tetapi juga penguatan kapasitas masyarakat.

“Melalui Sekolah Tukang Ahli, kami ingin memberikan keterampilan yang bermanfaat jangka panjang. Penyintas tidak hanya mendapatkan bantuan hunian, tetapi juga kemampuan untuk membangun dan memperbaiki rumah secara mandiri,” ujarnya dalam keterangan yang diterima, Selasa (17/3/2025).

Program ini terintegrasi dengan pembangunan 10 unit rumah hunian sementara (Rumtara) untuk warga terdampak. Peserta pelatihan dilibatkan langsung dalam proses pembangunan sebagai praktik lapangan sekaligus kesempatan kerja.

Selain itu, Dompet Dhuafa menyalurkan alat kerja konstruksi bagi peserta, baik untuk penggunaan individu maupun kelompok, agar keterampilan yang dipelajari dapat terus diterapkan dan dikembangkan.

Sulaiman menambahkan, program ini diharapkan melahirkan tenaga tukang terampil dari masyarakat lokal yang dapat berperan aktif dalam pembangunan kembali wilayah terdampak.

“Harapannya, peserta dapat terus mengembangkan keterampilan dan berkontribusi dalam proses pembangunan di daerahnya sendiri. Ini merupakan komitmen Dompet Dhuafa dalam menghadirkan pemulihan berbasis pemberdayaan masyarakat,” tuturnya.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN