24.8 C
New York
Friday, June 21, 2024

21 Personel Brimob Diperiksa Terkait Bentrok Sorong

Sorong, MISTAR.ID

Sebanyak 21 orang personel Brimob diperiksa pihak Polda Papua Barat terkait bentrokan dengan anggota TNI AL di Pelabuhan Sorong, Papua Barat Daya.

Ini dikatakan Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol Ongky Isgunawan kepada wartawan, Kamis (18/4/24).

“Hingga saat ini belum ada tersangka yang ditetapkan terkait bentrokan itu,” tukasnya, seraya mengklaim Polri dan TNI AL hingga kini masih melakukan pendalaman.

Baca juga:TNI AL dan Polda Selidiki Bersama Duduk Peristiwa Bentrok di Sorong

Ongky menambahkan, jika tengah dilakukan pendalaman oleh masing-masing instansi.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menuturkan, bentrokan anggota TNI AL dan Brimob Polda Papua Barat di Pelabuhan Sorong telah selesai.

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto juga menyatakan, permasalahan antara anggota TNI AL dan Brimob itu sudah dituntaskan.

“Gak ada permasalahan dan telah diselesaikan,” ucap Agus di GT Cikampek Utama, pada Senin (15/4/24).

Baca juga:Bentrok TNI AL dan Brimob Berakhir Damai, Penyelidikan Berjalan

Bentrokan antara beberapa aggota Polisi Militer TNI AL (Pomal) Lantamal XIV/Sorong dengan anggota Brimob Polda Papua Barat Batalyon B Sorong terjadi, Minggu (14/4/24) sekira pukul 09.30 WIT.

Keributan disinyalir akibat salah paham antara oknum anggota Brimob dan Pomal TNI AL di Pelabuhan Sorong, sehingga berimbas pada perkelahian antara sesama aparat. Akibatnya beberapa personil kepolisian dan TNI AL mengalami luka-luka.

Efek lain dari bentrokan itu, beberapa fasilitas ikut dirusak, seperti Terminal Pelabuhan Laut Sorong, Polsek KP3 Laut, Pos Lantas Drive Thrue Kuda Laut dan 2 Pos Pengamanan (Pospam) Idul Fitri Polresta Sorong Kota di Jalan Yos Sudarso, Kampung Baru. (cnn/hm16)

Related Articles

Latest Articles