Wali Kota Medan Tinjau Jembatan Gantung Rusak di Medan Deli, Perbaikan Menyeluruh 2026

Jembatan rusak akibat banjir di Kecamatan Medan Deli. (Foto: Diskominfo Medan/Mistar)
Medan, MISTAR.ID
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas meninjau jembatan gantung di Kota Bangun, Kecamatan Medan Deli yang rusak akibat diterjang banjir beberapa waktu yang lalu.
"Tadi malam saya dapat laporan dari masyarakat mengenai kondisi jembatan ini, terus saya minta kewilayahan untuk mengecek. Saya bilang, kalau bisa langsung ditinjau saja. Makanya pagi ini saya kemari, ternyata memang sudah tidak bisa dipakai," kata Rico, Selasa (16/12/2025).
Setelah melihat kondisi jembatan yang sangat membahayakan warga, ia langsung menginstruksikan Perangkat Daerah terkait segera melakukan tindakan preventif.
"Kita lakukan tindakan preventif dengan mengecor untuk penguatan sementara supaya tidak makin roboh lagi," ucapnya di depan pimpinan Perangkat Daerah terkait dan Camat Medan Deli, Indra Utama.
Baca Juga: Banjir dan Longsor di Sumut Rusak Ratusan Jalan dan Jembatan, Kerugian Capai Triliunan Rupiah
Ia menyampaikan, pengecoran sementara akan dilakukan besok, sembari menunggukan persetujuan dari Kementerian PUPR untuk perbaikan menyeluruh pada tahun 2026.
"Mudah-mudahan di tahun 2026 perbaikan secara menyeluruh bisa dilakukan," ujarnya.
Ia memastikan, penanganan drainase akan dipetakan dengan baik dan memperhatikan cara kerja air agar tidak menimbulkan konflik dengan daerah lain.
Baca Juga: 20 Hari Hilang Terseret Banjir, Jenazah Pendeta Lea Filanie Ditemukan di Jembatan Pasar Tukka
"Intinya bagaimana penanganan drainase ini juga dipetakan dengan baik dan supaya juga masyarakat memahami cara kerja air itu juga sendiri. Jadi jangan nanti dibuat, tapi nanti berkonflik dengan daerah lain juga. Tapi nanti sama-sama kita kerjakan," ucapnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas SDABMBK Kota Medan, Gibson Panjaitan, mengatakan jembatan gantung Kota Bangun itu merupakan akses vital bagi masyarakat sekitar maka perbaikan secara menyeluruh akan dilakukan tahun 2026.
"Warga meminta bagaimana supaya mereka beraktivitas jadi kita lakukan pengecoran sementara, menunggu tahun depan akan kita lakukan perbaikan secara menyeluruh," ucapnya.
BERITA TERPOPULER






















