Friday, June 5, 2026
home_banner_first
MEDAN

Wali Kota Medan Tinjau Jembatan Gantung Rusak di Medan Deli, Perbaikan Menyeluruh 2026

Mistar.idSelasa, 16 Desember 2025 20.45
journalist-avatar-top
MA
wali_kota_medan_tinjau_jembatan_gantung_rusak_di_medan_deli_perbaikan_menyeluruh_2026

Jembatan rusak akibat banjir di Kecamatan Medan Deli. (Foto: Diskominfo Medan/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas meninjau jembatan gantung di Kota Bangun, Kecamatan Medan Deli yang rusak akibat diterjang banjir beberapa waktu yang lalu.

"Tadi malam saya dapat laporan dari masyarakat mengenai kondisi jembatan ini, terus saya minta kewilayahan untuk mengecek. Saya bilang, kalau bisa langsung ditinjau saja. Makanya pagi ini saya kemari, ternyata memang sudah tidak bisa dipakai," kata Rico, Selasa (16/12/2025).

Setelah melihat kondisi jembatan yang sangat membahayakan warga, ia langsung menginstruksikan Perangkat Daerah terkait segera melakukan tindakan preventif.

"Kita lakukan tindakan preventif dengan mengecor untuk penguatan sementara supaya tidak makin roboh lagi," ucapnya di depan pimpinan Perangkat Daerah terkait dan Camat Medan Deli, Indra Utama.

Ia menyampaikan, pengecoran sementara akan dilakukan besok, sembari menunggukan persetujuan dari Kementerian PUPR untuk perbaikan menyeluruh pada tahun 2026.

"Mudah-mudahan di tahun 2026 perbaikan secara menyeluruh bisa dilakukan," ujarnya.

Ia memastikan, penanganan drainase akan dipetakan dengan baik dan memperhatikan cara kerja air agar tidak menimbulkan konflik dengan daerah lain.

"Intinya bagaimana penanganan drainase ini juga dipetakan dengan baik dan supaya juga masyarakat memahami cara kerja air itu juga sendiri. Jadi jangan nanti dibuat, tapi nanti berkonflik dengan daerah lain juga. Tapi nanti sama-sama kita kerjakan," ucapnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas SDABMBK Kota Medan, Gibson Panjaitan, mengatakan jembatan gantung Kota Bangun itu merupakan akses vital bagi masyarakat sekitar maka perbaikan secara menyeluruh akan dilakukan tahun 2026.

"Warga meminta bagaimana supaya mereka beraktivitas jadi kita lakukan pengecoran sementara, menunggu tahun depan akan kita lakukan perbaikan secara menyeluruh," ucapnya.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN